Usia Kebupaten Mentawai Genap 20 Tahun, Bupati: Mentawai Harus Menjadi Daerah yang Maju
MENTAWAI,KANALSUMATERA.com - Pada 4 Oktober 2019 kemarin, Kabupaten Kepulauan Mentawai genap 20 tahun, bagi pemerintah dan masyarakat menganggap hari itu moment spesial, sehingga persiapan perayaan hari jadi atau punen laggai di sambut gembira dengan berbagai dekorasi unik.
Di ketahui, Mentawai menjadi salah satu Kabupaten yang terbentuk setelah beberapa perjuangan para penggagas dan pemikir, untuk bebas dari genggaman Kabupaten Padang Pariaman sejak itu tahun 1999.
Hal ini diakui Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet, yang menjadi salah satu penggagas dan pemikir bagaimana daerah Mentawai saat itu bisa menjadi Kabupaten tersendiri.
Untuk perjuangan beberapa orang yang meprakarsai terbentuk Kabupaten Kepulauan Mentawai saat itu, mengalami proses panjang dan begitu luar biasa, ujar Yudas kepada MinangkabauNews.com di ruang kerjanya, beberapa waktu lalu.
"Perjuangan- perjuangan kita menjadikan Mentawai sebuah Kabupaten, tidak cukup sampai di sini, pembangunan di Mentawai harus diupayakan," sebut Yudas.
"Saya sebagai Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai mengucapkan selamat dan banyak terimah kasih kepada beberapa orang yang menjadikan Kabupaten Mentawai hingga saat ini, perjuangan dan lelah sudah dirasakan, namun semangat takkan surut untuk menjadikan Mentawai ke arah yang lebih baik," ucap Bupati mengenang.
Dia menyebutkan, dalam moment hari jadi Kabupaten Kepulauan Mentawai kali ini, bertemakan Harmoni Budaya, Mentawai Unggul.
Menurutnya bahwa Harmoni Budaya, Mentawai unggul adalah pemikiran secara import harus dipadukan dengan Filosofi lokal dan budaya setempat.
"Mentawai harus mulai maju merubah Paradigma lama menjadi paradigma baru, kedepannya Mentawai harus menjadi daerah yang maju, dalam hari jadi yang ke - 20 mari kita lebih bersemangat lagi," sebutnya.
Dalam Harmoni budaya Mentawai unggul yang menjadi Slogan saat ini, harus berpaduan antara kontek berpikir lokal dengan kontek berpikir Modern sehingga ada kemajuan ke depan, ujar Bupati.
"Kita berupaya bagaimana budaya lokal menjadi dasar kita untuk mengembangkan daerah kita, sehingga budaya itu adalah cara berpikir terhadap nilai-nilai yang terkandung dalam Budaya tersebut," imbuhnya.
Dengan keberagaman adat dan suku, menjadikan masyarakat Mentawai saling menghargai, dan Harmoni Budaya. "Semua ada di Mentawai," sebut Bupati.
Pada kesempatan itu pula Bupati menyampaikan bahwa,
Bidang Infrastruktur jalan Trans Mentawai yang saat ini terus dipacu, termasuk di bidang SDM, Mentawai telah mencatat Sejarah bahwa telah ada pelaksanaan Wisuda di Bumi Sikerei ini, dan tepatnya pada bulan yang sama ada program wisuda ke dua. (Tirman)
