Status Kabupaten Gusdar Tak Jelas, Gafar Usman: Bentuk Tim Resmilah!
KANALSUMATERA.com - Bangkinang - Rantau Kampar Kiri sempat dihebohkan dengan issue adanya pemekaran beberapa daerah di Kabupaten Kampar, salah satunya rantau Kampar Kiri yang akan dimekarkan menjadi kabupaten Gunung Sahilan Darussalam. Akan tetapi wacana pemekaran tersebut sebentar tampak mengeruak sebentar lagi hilang. Tak jelas rimbanya.
Hingga sekarang isu pemekaran tersebut kian pudar, pupus, dan menghilang. Seolah-olah pengembangan wilayah di kabupaten Kampar khususnya rantau Kampar Kiri agak sulit terlaksana atau hanya menjadi kabar angin belaka.
Mantan Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI daerah pemilihan Riau, Abdul Gafar Usman menyinggung isu pemekaran tersebut se-usai mengisi materi upgrading di balai bupati kota Bangkinang, Minggu siang (20/09/2020).
"Di rantau Kampar Kiri dulu ada kabar mau pemekaran, tapi sampai sekarang warga situ tidak pernah mengurus tim resmi untuk pemekaran", ujar Gafar Usman saat menjawab pertanyaan peserta mengenai daerah-daerah yang tertinggal dan menyinggung persoalan pemekaran.
Baca: 25 Tim Ikuti Lomba Pacu Sampan Dalam Rangka Memeriahkan Hari Jadi Kab. Kampar Ke-76 Tahun 2026
Sehabis acara, Gafar Usman sedikit menjelaskan mekanisme pengembangan wilayah serta cara operasionalnya.
"Yang pertama harus ada panitia atau tim resminya, yang kedua memenuhi syarat-syarat pemekaran, dan perlu dapat rekomendasi dari DPRD, melalui DPRD inilah diteruskan oleh Bupati dan Gubernur". terangnya.
"Terus diajukan ke pusat, nanti ada tim yang turun dari pusat untuk dianalisa, tapi sampai sekarang enggak ada tim resminya". imbuh Abdul Gafar.
Disampaikan Abdul Gafar, Tokoh Kampar Kiri dahulu ada membentuk panitia untuk pembentukan kabupaten Gunung Sahilan, tetapi tidak ada tim resmi untuk memperjuangkan dan memenuhi kebutuhan atau syarat-syarat pemekaran.
Baca: Dinas PUPR Kampar Perbaiki Akses Jalan Kampar Kiri Hingga Dapat Dilewati di Momen Lebaran
Sempat diketahui akan ada pemekaran dan membentuk kabupaten Gunung Sahilan, Abdul Gafar meminta segera memenuhi persyaratan yang perlu untuk bisa ditindaklanjuti oleh para tokoh-tokoh rantau Kampar Kiri dahulu, akan tetapi dengan gagapnya tim resmi tidak dibentuk sama sekali.
"Macam pahlawan dulu kan kalau mau gitu ada panitia resminya, ya sampai sekarang ngak ada itu, ngak ada tim resmi ngak bisa, saya dulu pernah mintak ke orang kampar kiri 'bentuk tim resmilah'" Ujar Abdul Gafar Usman
