Sidang Pengrusakan Magrove di Mandeh, Saksi Sampaikan Ini

Mawardi Tombang
Rabu, 30 Oktober 2019 12:30:27
Sidang lanjutan kasus pengrusakan hutan magrove mandeh di pengadilan negeri I padang

PESISIR SELATAN ,KANALSUMATERA.com -- Saksi persidangan kasus pengrusakan hutan Mangrove di Kawasan Objek Wisata Mandeh, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan mengungkapkan di Pengadilan Negeri I A Padang kewenangan izin pengelolaan hutan lindung ada di Provinsi, bukan Kabupaten.

"Sementara, lokasi yang dikelola terdakwa ada di kawasan hutan lindung," demikian disampaikan saksi Rifkaldi, Kepala Seksi Penataan Ruang pada Dinas PUPR Pessel ketika ditanyai hakim dan penasehat hukum terdakwa pada sidang di Padang, Selasa (29/10/2019).

Selain Rifkaldi, Jaksa Penuntut Umum (JPU), Christian Erry Cs juga menghadirkan saksi lainnya yaitu Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Pesisir Selatan, Suardi.

Kemudian hakim dan penasehat hukum terdakwa kembali bertanya, jika pengelolaan kawasan hutan lindung ada di Provinsi, berarti kewenangan izinnya tentunya ada di Provinsi, saksi menjawab. "Iya," ucap saksi.

Selain itu, apakah boleh hutan lindung itu dimanfaatkan untuk pariwisata, ia menjawab boleh, asalkan ada izin dari Dinas Kehutanan. Terkait apa saja yang boleh dibangun, ia mengatakan hotel, homestay, cottage dan pendukung pariwisata lainnya.

Baca: Bupati Tanah Datar Paparkan Keberhasilan TPID saat Meeting dengan Bank Indonesia

Sementara saksi lainnya, Kepala Dinas Perizinan, Suardi ketika ditanyai penasehat hukum terdakwa terkesan agak plin plan seperti tentang bagaiman cara membuat Amdal dan apa-apa saja syaratnya.

Ketika ditanyai penasehat hukum terdakwa soal keberadaan lahan dan peruntukkannya, Suardi menjawab di kawasan hutan lindung dan berdasarkan Perda RTRW, diperuntukkan untuk pariwisata.

Hal itu menjadi kewenangan Dinas Kehutanan Provinsi. Izin yang terlebih dahulu diurus ke provinsi.

"Jadi yang diurus terlebih dahulu adalah izin pemakaian lahan. Setelah itu baru diurus izin lingkungan," ujarnya.

Sedangkan izin usaha pariwisata mulai dikelola kabupaten pada 2018, sesuai Perda Kabupaten Pesisir Selatan nomor 5 tahun 2018 tentang Penanaman Modal. Sementera usaha dilakukan di 2016.

Baca: Kepala Kemenag Solok Selatan Meninggal Dunia, Kepala Kemenag Sumbar Merasa Kehilangan

Terkait apakah CV Semesta Mandeh sedang mengurus izin pemakaian berdasarkan program kemitraan, saksi menjawab tidak tau.

Sebelumnya, Damsirwan salah seorang saksi mengungkapkan, pelataran parkir dan timbunan di pinggir jalan bukan mangrove, tapi merupakan bekas sawah dan ladang.

Sebab, sebelum ditimbun dirinya mengaku sering ke lokasi itu. "Ya, saya sering ke sana mengantarkan orang bekerja," ungkapnya ketika ditayai tentang mana bakau yang rusak dan mana bakau yang utuh saat ini, Padang, Kamis (24/10/2019), melalui keterangan tertulis diterima MinangkabauNews.com.

Pada sidang Senin, 14 Oktober 2019, jaksa penuntut juga menghadirkan saksi Jafridal. Saksi mengatakan, pelataran parkir yang ditimbun bukan mangrove seperti dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

"Bukan Pak. Itu sawah," jawabnya saat ditanya Penasihat Hukum (PH) terdakwa Rusma Yul Anwar apakah pelataran parkir yang ditimbun adalah mangrove.

Baca: Kepala BNPB Tinjau Bencana Galodo Sumbar, Beri Arahan ini ke Kepala Daerah

Saksi Jafridal merupakan operator ekskavator. Namun, saat itu tengah bekerja di lokasi lain. Dia membantu sukarela karena menumpang alat di lahan terdakwa. Di waktu senggang, beberapa bagian bukit dipedatar dan tanahnya dibuang ke pelataran parkir.

Dalam persidangan itu juga terungkap, terdakwa tidak pernah menyuruh memotong bukit. Terdakwa mengaku hanya meminta meratakan bagian menonjol. Bantahan terdakwa dibenarkan oleh saksi.

Keterangan pelataran parkir bukan mangrove dikuatkan oleh saksi lainnya, Apri. Saksi Apri merupakan pemilik lahan sebelum dibeli oleh terdakwa. (Rio/*)

Terkait
Relawan PKS Riau Bantu Warga Bersihkan Puing Sisa Bencana di Lokasi Galodo Sumbar
Relawan PKS Riau Bantu Warga Bersihkan Puing Sisa Bencana di Lokasi Galodo Sumbar
Lainnya
Dumai Maju dan Bersatu, Bupati Bengkalis Hadiri Paripurna Istimewa Hari Jadi 24 Tahun
Dumai Maju dan Bersatu, Bupati Bengkalis Hadiri Paripurna Istimewa Hari Jadi 24 Tahun
Empat Jembatan Gantung di Kampar Mulai Dibangun Tahun I
Bupati Kampar Launching Aplikasi Desa Digital Pertama d
Gauli Pacar, Pemuda di Air Tiris Kampar Dijebloskan ke
Ekonomi
Pasca Moratorium Gubernur Kepri Diingatkan Agar Berhati-hati Berikan Izin Kepada Mafia Tambang
Pasca Moratorium Gubernur Kepri Diingatkan Agar Berhati-hati Berikan Izin Kepada Mafia Tambang
PLUT UMKM Provinsi Riau Adakan Pelatihan Pemanfaatan Li
BUMN Kerjasama dengan Koperasi Asal Kampar, Beri Modal
Viral
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket Hijau Tua (USU) Dipukuli Oknum Polisi
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket Hijau Tua (USU) Dipukuli Oknum Polisi
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Warga Besitang Meninggal Dalam Kamar Hotel Budi Baru, D
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Daerah
Tokoh Masyarakat Riau-Kepri Minta Mendikbud Potensi Putra Daerah Pimpin LLDIKTI XVII
Tokoh Masyarakat Riau-Kepri Minta Mendikbud Potensi Putra Daerah Pimpin LLDIKTI XVII
Pasca Moratorium Izin Tambang, CBA: Izin Tambang Itu Se
PHR Kembali Buka Program Magang Kerja, Ditempatkan di J
Nasional
Hampir 8 Jam Mati Lampu di Sebagian Sumatera, PLN Ungkap Penyebabnya
Hampir 8 Jam Mati Lampu di Sebagian Sumatera, PLN Ungkap Penyebabnya
Sambil Makan Siang, Syahrul Aidi Sampaikan Sejumlah Asp
Wakil Bendahara Bappilu Hanura Meninggal, OSO: Kami San
Lifestyle
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Bantu Umi Marila Janda Ana
RS Zainab Pekanbaru Hadirkan Klinik Fertilitas, Beri Ha
Politik
Pakai Slogan
Pakai Slogan "SUWAI", Syamsuar-Mawardi Siap Berlayar Hadapi Pilgubri 2024
Ketum Hanura OSO Antar Muhammad Umar ke Peristirahatan
KPU Kampar Umumkan Pemenang Lomba  Maskot dan Jingle P