Samsat Tambusai Rohul Terus Berbenah, Targetkan Pendapatan 12 Milliar Pada 2021
KANALSUMATERA.com - ROKAN HULU - Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan pegawainya, serta menggenjot pendapatan, Unit Pelayanan (UP)
Sistem Administrasi Manunggal satu atap (Samsat) Tambusai terus membenahi pelayanan dan manajemen.
Samsat yang terdiri dari tiga institusi, yaitu kepolisian, Jasa Raharja, Badan Pendapatan Daerah sepakat mengejar target pendapatan sebesar 12 Milliar pada tahun 2021.
Hal tersebut disampaikan oleh kepala UP. Samsat Tambusai Kaharuddin Sos, yang didampingi oleh pihak Jasa Raharja Teguh Widodo, dan dari Kepolisian Polres Rohul Adi Putra saat dijumpai di kantornya Pada Selasa (5/10/2021).
Baca: Antisipasi Kemarau Mendatang, Bupati Kampar Perkuat Mitigasi Karhutla di Tingkat Desa
Ditambahkan Kaharudin, untuk mencapai target 12 Millar pada tahun 2021 tersebut, berbagai upaya terus dilakukan perbaikan pelayanan kepada masyarakat dalam menumbuhkan ketaatannya dalam membayar pajak. Serta membenahi kinerja pegawai honorer yang ada di UP Samsat Tambusai agar tidak main-main saat berkerja melayani masyarakat.
"Dan itu sudah final serta didukung oleh jaringan internet yang memadai sehingga tidak menganggu aktivitas pekerjaan kami di UP Samsat Tambusai dikarenakan nyawa kami ada di jaringan internet kalau jaringan bermasalah alamak, kami tak akan mampu berkerja," ujarnya.
Kemudian dalam mendongkrak pendapatan di bidang pajak kendaraan dan pajak air permukaan UP Samsat Tambusai terus memaksimalkan kordinasi dan komunikasi dalam mencapai target pajak tersebut. Bahkan sekarang sudah 14 PKS yang rutin membayar pajak air permukaan kepada UP Samsat Tambusai.
Namun UP Samsat Tambusai juga mengalami devisit pendapatan diakibatkan ada mobil Samsat keliling di Kecamatan Tambusai Utara yang masuk bengkel 2 kali dalam sepekan sehingga mengurangi pendapatan di UP Samsat Tambusai kerena minat masyarakat yang membayar pajak itu paling banyak di daerah transmigrasi Kecamatan Tambusai Utara. Walaupun UP Samsat Tambusai memegang dua kecamatan namun persentasenya lebih banyak Tambusai Utara dan mobil tersebut juga merupakan kebijakan dari pimpinan dan itu wajib kita dukung.
Baca: Meriahkan Idul Fitri 1447 H, Bupati Kampar Lepas Peserta Pawai Takbir Keliling
Selanjutnya Kaharudin terkait pemberitaan yang mengatakan bahwa pelayanan agak lama pada Jumat (1/10/2021) lalu disebabkan oleh jaringan internetnya yang di Provinsi Riau mengalami kerusakan. Di mulai pada pukul 8 pagi hingga jam 10.30 sehingga menganggu aktivitas pekerjaan.
"Kemudian pada Sabtu-nya, jaringan kembali rusak yang membuat aktivitas lumpuh total dan itu sudah kami laporkan kepada pihak yang mengelola jaringan untuk diperbaiki dan juga dilengkapi dengan surat tertulis dari UP Samsat supaya masyarakat tidak salam paham." ujarmya. (KIM)
