Puluhan Gajah Liar Rusak Belasan Hektare Kebun Warga Bener Meriah

Alwira Fanzary
Minggu, 10 Februari 2019 17:36:56
Kawanan gajah liar

KANALSUMATERA.com - Sekurangnya 32 ekor gajah liar sumatera (elephas maximus sumatranus) sejak sepekan terakhir berkeliaran dan merusak belasan hektar kebun warga di Gampong Negeri Antara, Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh.

"Keseluruhan ada 32 ekor gajah liar yang turun dan telah merusak belasan hektar kebun warga di Gampong Negeri Antara," kata Ismail, warga Gampong Negeri Antara kepada Antara dari Banda Aceh, Minggu (10/2).

Kawanan gajah liar sumatera itu merusak belasan hektare lahan pertanian warga meliputi, duren, pinang, pisang hingga tanaman palawija lainnya.

"Konflik gajah ini sangat merungikan petani dan kami berharap pemerintah serius menangani konflik gajah," ucapnya.

Ia mengaku, kawanan gajah liar tersebut hingga sekarang masih bertahan dilokasi dan warga setempat pun takut pergi ke kebun.

"Konflik gajah sudah berulang kali terjadi dan warga mulai takut ke kebun karena gajah liar itu juga merusak gubuk di kebun," ujarnya.

Kepala Conservation Response Unit (CRU) Peusangan, Syahrul Rizal membenarkan kawanan gajah liar sumatera itu sejak sepekan yang lalu turun ke areal perkebunan dan sekarang sudah masuk perkampungan warga.

"Benar ada 32 gajah liar sedang dilakukan pengiringan oleh Tim BKSDA Aceh," kata Syahrul Rizal yang lebih familiar dipanggil Yah Mu.

CRU Peusangan membawahi tiga wilayah yakni, Kabupaten Bener Meriah, Gayo Lues dan Bireuen.

"Kawanan gajah itu masih bertahan di Pintu Rime Gayo dan Tim BKSDA Aceh terus melakukan pengiringan dengan membakar marcon," katanya. Kso



Lainnya
Jelang Ramadhan, Pemkab Kampar Bakal Menggelar Pasar Murah
Jelang Ramadhan, Pemkab Kampar Bakal Menggelar Pasar Murah
Ucapan Belasungkawa Mengalir Atas Kepergian dr. Oki Alf
Bus Sibualbuali Tabrakan, Satu tewas dan 27 Luka-luka
Jimly: Dualisme Batam Harus Diakhiri, Pucuk Pimpinan Di
Pendidikan
Bupati Kampar Tekankan Mutu Pendidikan, Korwil Diminta Perkuat Pengawasan
Bupati Kampar Tekankan Mutu Pendidikan, Korwil Diminta Perkuat Pengawasan
Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, PJJ Siswa Diperpanja
Kemenag Batasi Penggunaan Gawai di Sekolah, Siswa Tak B
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kriminal
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Pen
Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Lahan T
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Hukum
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen Jule
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen Jule
Pejabat Bea Cukai Akui Terima Rp1 Miliar per Bulan dari
Hendry Munief Soroti Abrasi dan Privatisasi Pulau: Haru