Penyelarasan 291 Ribu Data JKN, Pemko Pekanbaru Pastikan Bantuan Iuran Tepat Sasaran

Kanama Amar
Minggu, 12 Juli 2026 18:05:30

KANALSUMATERA.com - PEKANBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali melakukan penyelarasan data peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), khususnya peserta segmen Pekerja Bukan Penerima Upah yang didaftarkan pemerintah daerah (PBPU Pemda). Langkah ini dilakukan untuk memastikan bantuan iuran kesehatan benar-benar diterima masyarakat yang berhak. Jumat (10/07/2026).

Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Masykur Tarmizi, menegaskan akurasi data menjadi prioritas agar program JKN berjalan efektif dan tepat sasaran.

"Kami memastikan data kepesertaan JKN, khususnya peserta segmen PBPU Pemda, benar-benar akurat dan valid sehingga program jaminan kesehatan dapat tepat sasaran," ujar Masykur.

Baca: DIPIKAT MASTENAR, Inovasi Puskesmas Tenayan Raya Perkuat Deteksi Dini Penyakit Tidak Menular

Menurutnya, validitas data merupakan faktor utama dalam menjamin bantuan iuran kesehatan diberikan kepada masyarakat yang memenuhi syarat. Untuk itu, Pemko Pekanbaru telah menggelar rapat koordinasi bersama BPJS Kesehatan dan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) guna menyelaraskan data kepesertaan JKN.

"Tentu, kami ingin data yang valid dan akurat sehingga program ini benar-benar tepat sasaran," cakapnya.

Baca: Pemprov Riau Tancap Gas Genjot PAD, Strategi Konkret Disiapkan Dongkrak Pendapatan Daerah

Sebagai tindak lanjut, Masykur menginstruksikan Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), serta BPJS Kesehatan untuk melakukan pemadanan data pada Jumat dan Senin mendatang. Proses tersebut difokuskan terhadap sekitar 291 ribu peserta segmen PBPU Pemda.

Pemadanan dilakukan untuk memastikan seluruh peserta yang tercatat masih memenuhi persyaratan sebagai penerima manfaat program JKN.

"Proses ini bertujuan memastikan seluruh peserta yang tercantum dalam data masih memenuhi syarat sebagai penerima manfaat. Kami ingin memastikan datanya benar-benar valid dan orangnya memang ada," cakapnya.

Baca: SF Hariyanto Lantik Pengurus HIMPERRA Riau, Targetkan Akselerasi Program 3 Juta Rumah

Dalam proses verifikasi tersebut, peserta yang diketahui telah meninggal dunia, pindah domisili, memiliki data ganda, atau tidak lagi memenuhi persyaratan akan dinonaktifkan dari daftar penerima bantuan. Karena itu, Pemko Pekanbaru bersama BPJS Kesehatan akan melakukan penyisiran menyeluruh terhadap data kepesertaan agar lebih akurat.

Masykur juga menyebut jumlah peserta PBPU Pemda diperkirakan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan tersebut dipengaruhi oleh perubahan cakupan kepesertaan serta target tingkat keaktifan peserta yang harus dipenuhi sesuai ketentuan.

Baca: Diduga Ada Pungli di MAN 1 Pekanbaru, AMPHR Desak Kemenag Riau Lakukan Investigasi

Sesuai regulasi, cakupan kepesertaan JKN di daerah minimal mencapai 98 persen dari total jumlah penduduk, dengan tingkat keaktifan peserta sedikitnya 80 persen.

"Angka-angka inilah yang terus kami jaga agar Kota Pekanbaru tetap memenuhi persyaratan Universal Health Coverage (UHC), sehingga masyarakat tetap dapat menikmati layanan jaminan kesehatan secara optimal," pungkasnya. (SM)



Terkait
Bupati Kampar Pimpin Penanaman Pohon pada Penghijauan Ekoteologi IPARI di Salo
Bupati Kampar Pimpin Penanaman Pohon pada Penghijauan Ekoteologi IPARI di Salo
Pemprov Riau Serahkan Ranperda APBD 2025, Perkuat Akunt
Salimah Kampar Gelar Rakerda, Perkuat Peran Pengurus hi
Anggota DPR Hendry Munief Minta Pemerintah Siapkan 'Res
Lainnya
Dolar AS Menguat, KAMMI Ibnu Batutah UNRI Peringatkan Dampak Nyata bagi Ekonomi Rakyat Riau
Dolar AS Menguat, KAMMI Ibnu Batutah UNRI Peringatkan Dampak Nyata bagi Ekonomi Rakyat Riau
89 Guru Kecamatan Nongsa Kunjungi Musuem Batam Raja Ali
Baznas Pariaman Salurkan Bea Siswa senilai Rp1.002.936.
Riau Akan Miliki Dua Lapas Baru
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Hukum
KPK Gelar OTT di BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan dan Diperiksa
KPK Gelar OTT di BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan dan Diperiksa
Polisi Usut Pengeroyokan Anggota Satpol PP oleh Pekerja
Gatot Heroe Akui Terima Rp3,25 Miliar dari Bos Blueray,
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Pendidikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Kuliah Sambil Beternak Kambing, Auria Lulus UB dengan I
Dua Guru Besar UIN Jakarta Masuk Top 2% Ilmuwan Dunia 2
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat