Pengawal Gubernur Sumsel Cekcok dengan Wartawan Saat UMKM PTC
KANALSUMATERA.com - Usai acara UMKM di Palembang Trade Center (PTC), pengawal Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) sempat cekcok dengan wartawan. Pengawal menghalangi-halangi wartawan mencoba mewawancarai Herman Deru (Gubernur Sumsel), Sabtu (10/11/18).
Gubernur Sumsel melakukan pengamanan saat kunjungan, tindakan pengawal kepala daerah terlalu berlebihan dengan sikap arogansi terhadap wartawan. Gubernur Sumsel akhirnya secara terbuka minta maaf kepada wartawan di Sumatera Selatan. Herman Deru minta maaf di hadapan puluhan wartawan baik dari media cetak, online dan elektronik.
Akibatnya terjadi dorong-dorongan dan cekcok. Kejadian itu dilerai oleh Staf Khusus Bidang Media Gubernur. Atas kejadian itu, Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) Palembang menyesalkan hal tersebut.
"Menyesalkan tindakan yang dilakukan pengawal kepala daerah yang terlalu berlebihan terhadap jurnalis. Kejadian tersebut tidak perlu terjadi jika para pengawal memahami peran dan kerja jurnalis," ujar Ibrahim Asryadi (Ketua AJI Palembang).
Baca: Operasi SAR ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung Hari Keempat, 500 Personel Dikerahkan
"Ini sangat-sangat saya sesalkan. Di sini saya sampaikan permintaan maaf," kata Herman Deru di halaman Kantor Gubernur Sumsel, Selasa (13/11/2018).
Diakui Herman Deru, insiden ini terjadi tepat 40 hari saat dirinya baru menjabat sebagai gubernur. Dia mengaku sudah melakukan evaluasi terhadap tim yang melakukan pengamanan saat dirinya kunjungan.
"Insiden ini terjadi tepat 40 hari saat saya menjadi gubernur Sumsel dan saya tentu minta maaf dan tentu minta untuk protap pengamanan di-evaluasi. Saya tidak mau dibatasi dengan rakyat, apalagi sama adik-adik wartawan," ujarnya.
"Secara pribadi sebagai orang tua saya minta maaf atas ketidaknyamanan itu, baik kepada organisasi wartawan. Mereka ini berjalan di atas tugas, tapi tetap tak boleh juga berada dalam ancaman-ancaman begitu," kata mantan Bupati OKU Timur ini. dn/ks
