NTP Lampung Terbaik Se-Sumatera

Alwira Fanzary
Sabtu, 2 Maret 2019 16:48:31
Muhammad Ridho Ficardo

KANALSUMATERA.com - Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo meminta capaian Nilai Tukar Petani (NTP) Lampung yang pada Februari ini terbaik se-Sumatera, dapat terus dipertahankan setiap bulannya.

"NTP Lampung yang selalu bertengger di atas 100 selama 2018, merupakan bukti peningkatan kesejahteraan petani di Lampung membaik," kata Ridho, di Bandarlampung, Jumat.

Ridho yang menyandang sarjana perikanan itu menilai, kenaikan NTP tersebut merupakan prestasi seluruh jajaran pertanian, terutama petani Lampung.

Ia mengatakan, Pemerintah Provinsi Lampung sejak 2016 secara besar-besaran memperbaiki infrastruktur pertanian seperti jaringan irigasi yang menjadi kewajiban Pemprov.

Baca: Perkuat Kemandirian Ekonomi Wilayah, Hendry Munief Dorong Sinergi Bisnis antar Provinsi di Sumatera

Untuk itu, Gubernur meminta agar tren NTP Lampung yang selalu di atas 100 dipertahankan dan terus ditingkatkan.

"Percuma produksi naik, tapi daya beli petani tidak naik. Ini harus seimbang, agar tingkat kesejahteraan petani Lampung terus naik," kata Ridho seperti yang dilansir dari Antara.

Pada ekspos bulanan Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung terungkap daya beli petani Lampung pada periode Februari 2019 terbaik Se–Sumatera.

Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Lampung menjadi yang tertinggi di Sumatera dan satu-satunya yang berada di atas angka 100.

Pada periode tersebut NTP Provinsi Lampung tercatat sebesar 104,94. NTP Subsektor Tanaman Pangan mencapai NTP tertinggi dengan nilai 119,31.

NTP ini merupakan perbandingan indeks harga yang diterima petani terhadap indeks harga yang dibayar petani. Ini merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan atau daya beli petani di perdesaan.

NTP juga menunjukkan daya tukar (term of trade) produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi dan biaya produksi. Semakin tinggi NTP, secara relatif semakin kuat pula tingkat kemampuan atau daya beli petani.

BPS Lampung mengatakan NTP Provinsi Lampung Februari 2019 untuk subsektor padi dan palawija 119,31, hortikultura (90,96), tanaman perkebunan rakyat (92,43), peternakan (113,99), perikanan tangkap ( 117,54), dan perikanan budidaya (96,84).

"Sedangkan NTP Provinsi Lampung tercatat sebesar 104,69," kata Kepala BPS Lampung, Yeane Irmaningrum.

Ia menjelaskan, beberapa komoditas mengalamai penurunan dan kenaikan, secara gabungan NTP Februari 2019 turun 0,24 persen. Kso



Lainnya
BPJS Kesehatan Koordinasi dengan Pemkab Kampar Terkait Jaminan Kesehatan Kades dan Perangkatnya
BPJS Kesehatan Koordinasi dengan Pemkab Kampar Terkait Jaminan Kesehatan Kades dan Perangkatnya
Hadiri Rakornas Bank Wakaf Mikro, Wako Pekanbaru Sebut
Longsor Terjadi di Jalan Lintas Bireun-Takengon
Sepanjang Tahun 2018, Tercatat 358 Kasus DBD di Pekanba
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Hukum
Gerebek Kampung Ambon dan Boncos, Polisi Amankan 24 Orang dan Sita Narkoba
Gerebek Kampung Ambon dan Boncos, Polisi Amankan 24 Orang dan Sita Narkoba
Bareskrim Bekuk Buron Impor HP Bekas Ilegal Senilai Rp2
Kajari Konawe Fachrizal Ditangkap, Kini Jalani Pemeriks
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Nasional
Cuaca 6 Provinsi Rawan Karhutla 10 Oktober 2026, Riau dan Sumsel Wajib Waspada
Cuaca 6 Provinsi Rawan Karhutla 10 Oktober 2026, Riau dan Sumsel Wajib Waspada
DPR Pertanyakan Pengawasan TNI, Markas Judol Bisa Berop
Perpres Ojol Resmi Terbit, Potongan Aplikator Maksimal
Politik
JEJAK POLITIK EDI BASRI: Dari Politik sebagai Ibadah Menuju Politik Kebangsaan
JEJAK POLITIK EDI BASRI: Dari Politik sebagai Ibadah Menuju Politik Kebangsaan
PKS Tanjungpinang Dorong Perempuan Aktif di Politik Lew
Pemkab Bogor Petakan Sekolah Prioritas untuk Perbaikan
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan