Merugikan Daerah, Pemuda Tapung Tolak Pertamina Beroperasi di Rokan Blok Wilayah Tapung

Mawardi Tombang
Senin, 3 Mei 2021 00:45:15

KANALSUMATERA.com - Pekanbaru - Forum Komunikasi Pemuda Tapung Rokan Blok dalam siaran Persnya menyampaikan Penolakan Operasi Migas Pertamina (Pertamina Hulu Rokan) di Wilayah Tapung. Hal itu disampaikan oleh Ketua FKPT, Masri Kumar, Ahad (2/5/2021).

Masri Kumar menjelaskan, Rokan Blok di Bumi Tapung tidak ada kontribusi berarti untuk masyarakat pribumi. Kita tahu besarnya sumber daya alam yang akan dikeruk oleh Pertamina di Tapung. Namun tidak berimbal balik untuk masyarakat Tapung. Dari Bumi Tapung berkontribusi 20% dari total produksi Migas Rokan Blok.

"Untuk apa ada Pertamina jikalau cuma merusak alam kami di Tapung nantinya. Lebih baik tolak saja! tidak ada Pertamina di Tapung pun juga tidak apa-apa. Alam kami pun lebih terjaga. Dan biarkan Sumber Daya Alam ini tetap di dalam Bumi Tapung untuk anak cucu dan generasi yang akan datang." tegas aktivis UIR ini.

Di tambah lagi, serapan pekerja pribumi Tapung boleh dikatakan tidak ada, dan keberpihakan ke usaha kecil tempatan pun tidak ada.

Baca: Inspektorat Pekanbaru Resmikan Sikruda untuk Percepat Penyelesaian Kerugian Daerah Secara Transparan

Harusnya ke depan industri Migas ini juga berpihak pada penduduk lokal sehingga ada multiplyer efek ke lokasi Ring 1 kegiatan migas secara signifikan. "Misal pusat training Pegawai Migas Nasional dibuat di wilayah Tapung harus ada. Sudah 90 tahun Bumi Tapung dikeruk, namun kondisi masyarakat tetap saja seperti itu dari dulu. Angka kemiskinan dan pengangguran juga tinggi.
Kita tidak perlulah jikalau cuma merusak alam tolak saja" tegas Masri.

Senada juga disampaikan oleh Tokoh Muda Tapung sekaligus demisioner ketua umum Ikatan Pelajar Mahasiswa Tapung Raya (IPMTR), yang kami lihat dari ekspose pertamina dalam Webinar Nasional di berbagai Forum dan Sesi Kunjungan Legislatif Pusat di Riau tidak kami lihat cukup keberpihakan kepada masyarakat, baik itu dari segi kesejahteraan maupun lapangan pekerjaan untuk masyarakat tempatan. Karena data yang kami dapatkan bisa dihitung jari pemuda yang bekerja di Pertamina ini. Maupun di bisnis partner dan dari segi penyaluran dana CSR, kami juga tidak tau mengalinya kemana dan masyarakat belum pernah merasakan dampak yang positif selama Pertamina disini.

"Apakah Pertamina mau kami harus menghadang aktifitas pertamina beroperasi,?" pungkas Muhammad Dinil.

Dia melanjutkan, kami dari desa-desa Ring 1 Operasional Rokan Blok Wilayah Tapung sangat berharap ada perhatian dari Pertamina Hulu Rokan (PHR) dan termasuk perusahaan Migas yang lain yang juga beroperasi di Wilayah Sungai Tapung ke masyarakat agar tidak ada istilah di masa depan ayam mati di lumbung padi. "Teori kutukan kekayaan Sumber Daya Alam itu harus kita hindari dengan cara dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung. Di mana air disauh disitu ranting dipatahkan" tambah Asrori, tokoh Pemuda Desa Pantai Cermin yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pemuda Tapung untuk Rokan Blok. ***



Terkait
Pekanbaru Dipercaya Jadi Tuan Rumah Forum Internasional GCMC, Kepala Daerah Tiga Negara Berkumpul
Pekanbaru Dipercaya Jadi Tuan Rumah Forum Internasional GCMC, Kepala Daerah Tiga Negara Berkumpul
Bupati Ahmad Yuzar Terima Audiensi IKM Kampar, Perkuat
Damkar Kampar Proyeksikan Embung Stanum Jadi Pusat Pena
Ahmad Yuzar Ungkap Capaian Kinerjanya saat Sidang Parip
Lainnya
Jelang Natal dan Tahun Baru, PLN Riau Siaga Amankan Pasokan Listrik
Jelang Natal dan Tahun Baru, PLN Riau Siaga Amankan Pasokan Listrik
Penegak dan Pandega Aceh Singkil Gelar Upacara Hari Pra
Jalur Layang Kereta Api Bandara Kualanamu Bakal Segera
130 Calon Keuchik Kabupaten Pidie Jaya Banda Aceh Jalan
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Hukum
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan d
Karhutla Riau Kian Mengkhawatirkan, Roni Agustian Minta
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D