Kebakaran lahan mulai kepulkan asap tipis cemari udara Pekanbaru

Amar
Minggu, 14 Juli 2019 15:36:11
Petugas Pemadam Kebakaran Kota Pekanbaru berusaha memadamkan api yang membakar semak belukar

Pekanbaru, KANALSUMATERA.com - Akibat kebakaran lahan yang belakangan terjadi di beberapa titik di Riau, membuat udara di sebagian area di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, Minggu, mulai tercemar asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Berdasarkan pantauan ANTARA di Pekanbaru, Minggu, bau asap terasa menyelimuti udara, seperti di daerah Panam Kecamatan Tampan dan di Kecamatan Senapelan. Asap tipis terlihat di udara yang kemungkinan akibat kebakaran lahan gambut di daerah perbatasan Pekanbaru dengan Kabupaten Kampar.

“Di Panam berasap,” kata seorang warga Kecamatan Tampan, Tanjung (26).

Berdasarkan data BMKG Stasiun Pekanbaru, citra setelit Terra Aqua pada Minggu pagi, ada 38 titik panas (hotspot) yang jadi indikasi awal Karhutla. Jumlah tersebut sedikit meningkat ketimbang pantauan sehari sebelumnya yang mencapai 35 titik pada Sabtu sore (13/7).

Baca: PKS Kampar Gelar Upacara HUT RI ke-81, Tekankan Persatuan dan Penghargaan bagi Pahlawan

Titik panas di Riau tersebar di 11 kabupaten dan kota. Antara lain di Kabupaten Siak ada sembilan titik, Pelalawan tujuh titik, Bengkalis enam titik, Rokan Hilir enam titik, Kampar tiga titik, Rokan Hulu dua titik, serta di Kota Pekanbaru, Kepulauan Meranti, Kuantan Singingi, Indragiri Hilir, dan Indragiri Hulu yang masing-masing terdeteksi ada satu titik panas.

Dari jumlah hotspot tersebut, dilansir antara, BMKG menyatakan sebanyak 20 titik punya tingkat keakuratan (level confidence) di atas 70 persen. Lokasinya tersebar di Kabupaten Rokan Hilir ada empat titik, Siak enam titik, Pelalawan empat titik, Rokan Hulu dua titik, serta Bengkalis, Pekanbaru, Indragiri Hulu dan Kampar, masing-masing satu titik.

Salah satu lokasi Karhutla yang berada di perbatasan Pekanbaru dengan Kampar berada di Desa Parit Baru Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar. Kebakaran lahan gambut di daerah tersebut sudah mulai terjadi sejak Rabu lalu (11/7). Proses pemadaman kebakaran lahan gambut di daerah tersebut ditangani oleh tim pemadam kebakaran Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api, serta TNI dan Polri.

Jajaran Polda Riau juga sudah menangkap tersangka pelaku pembakaran lahan di lokasi tersebut. Tersangka adalah seorang warga berinisial MH (22) yang ditangkap tangan oleh petugas karena diduga membakar lahan gambut ketika akan membuka kebun cabai di Desa Parit Baru, Kabupaten Kampar.

Baca: Achmad Faisal Reza Nahkodai KONI Pekanbaru, Wako Siapkan Dukungan Pembinaan Atlet

“Tersangka sengaja membuka lahan seluas dua hektare dengan cara dibakar menggunakan mancis (korek api). Rencananya, pelaku membuat kebun cabai,” ujar Kepala Kepolisian Sektor Tambang Iptu Jurfredi.

Pelaku kini ditahan di Polsek Tambang, Kampar. Jurfredi mengatakan tersangka dijerat Pasal 108 UU 39 tahun 2014 tentang perlindungan hutan juntco Pasal 187 KUHP tentang larangan membakar hutan dan lahan.ks



Terkait
Bupati Bengkalis Terima Penghargaan Menteri Agama atas Program Masjid Ramah Pemudik di Riau
Bupati Bengkalis Terima Penghargaan Menteri Agama atas Program Masjid Ramah Pemudik di Riau
Bupati Kampar Ahmad Yuzar Lantik Ardi Mardiansyah sebag
Optimalkan Pembangunan Daerah, Pj Sekda Kampar Tekankan
SKPD di Bengkalis Terima DPA 2026, Kasmarni: Jauhi Sega
Lainnya
Hasil
Hasil "Bandoncek", Bantuan untuk Perantau Wamena terkumpul Rp3,1 Miliarb
Kapolda Sumut dan Wakil Wali Kota Medan Ajak Warga Teru
ACT dan Mahasiswa Unsri Gelar Aksi Peduli untuk Banjir
Sekda Kampar: Dana Desa Harus Dukung Sektor Kesehatan M
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Hukum
RUU Perampasan Aset Dibahas, Advokat Soroti Integritas Aparat Penegak Hukum
RUU Perampasan Aset Dibahas, Advokat Soroti Integritas Aparat Penegak Hukum
Sebelum Jual Konten Asusila, Dua Pria di Bogor Ternyata
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen
Pendidikan
Prabowo Izinkan Dana BOS Dipakai Bayar Gaji Guru Non-ASN
Prabowo Izinkan Dana BOS Dipakai Bayar Gaji Guru Non-ASN
Prabowo Siapkan Pendidikan Gratis SD hingga PTN, Anggar
Bupati Kampar Tekankan Mutu Pendidikan, Korwil Diminta
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat