Hendry Munief Dorong Revitalisasi Kampus UNRI di Dumai Berbasis Pendidikan Vokasi

Mawardi Tombang
Rabu, 12 November 2025 16:40:40

KANALSUMATERA.com - Jakarta (11/11) — Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PKS, Hendry Munief, menerima kunjungan aspirasi pimpinan Universitas Riau (UNRI) di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta. Pertemuan ini secara khusus membahas rencana revitalisasi Kampus UNRI Dumai sebagai pusat pendidikan vokasi yang terintegrasi dengan kawasan industri.

Kunjungan itu terlaksana pada Selasa (11/11/2025) di ruang Fraksi PKS DPR RI. Hadir pula Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PKS, Abdul Fikri Faqih, yang membidangi isu pendidikan dan memberikan pandangan strategis terkait pengembangan pendidikan vokasi di Indonesia.

Dalam dialog yang berlangsung hangat, rombongan UNRI memaparkan kebutuhan mendesak untuk memperkuat fasilitas pendidikan vokasi di Dumai. Letak Kampus Dumai yang berada di tengah kawasan industri dianggap strategis untuk pengembangan program vokasi yang langsung tersambung dengan kebutuhan tenaga kerja dunia usaha. Namun untuk mewujudkan hal tersebut, UNRI menilai diperlukan dukungan dari pemerintah pusat, terutama dalam proses penganggaran dan penetapan kebijakan.

Hendry Munief menyampaikan bahwa Komisi VII DPR RI memiliki kepentingan langsung dengan sektor industri, termasuk politeknik dan lembaga vokasi di bawah Kementerian Perindustrian. Apalagi Riau berbasis daerah industri memerlukan tenaga terampil yang ahli di berbagai sektor industri.

Baca: RRI Pekanbaru Gelar Cek Kesehatan Gratis, Ratusan Warga dan Karyawan Ikut Serta

"Riau sudah menjadi provinsi berbasis industri. Migas, Perkebunan, Kehutanan, dan kelautan. Tentu memerlukan banyak tenaga terampil berbasis vokasi. Maka kita melihat kampus memiliki peran untuk menyiapkannya." kata Hendry Munief.

Karena itu, ia melihat inisiatif UNRI sejalan dengan kebutuhan industri nasional yang membutuhkan tenaga kerja siap pakai. Ia mencontohkan kunjungannya ke Politeknik STTT Bandung yang memiliki tingkat serapan lulusan mencapai 100 persen oleh industri.

“Dari 4.450 pendaftar, hanya 445 diterima, dan 100 persen diserap industri. Ini menunjukkan bahwa vokasi memang menjawab kebutuhan tenaga kerja secara nyata,” ungkapnya.

Hendry menilai potensi industri di Dumai sebagai salah satu faktor kuat mengapa kampus vokasi di wilayah tersebut perlu diperkuat. Menurutnya, pembangunan sarana dan prasarana vokasi tidak cukup hanya mengandalkan APBN, tetapi membutuhkan kolaborasi dengan pemerintah daerah dan perusahaan-perusahaan industri di Dumai melalui skema CSR.

Baca: Kabar Baik PPPK Riau, Dana TKD Rp4,2 Triliun Segera Cair, Gaji dan Tunjangan Jadi Prioritas

“APBN bisa masuk lewat Komisi X dan Banggar, tapi harus ada kolaborasi Pemko, Pemprov, dan pelaku industri yang nanti menjadi pengguna tenaga kerja. Prodi yang dibuka harus spesifik sesuai kebutuhan industri Dumai atau Riau,” tegasnya.

Dalam pertemuan ini, Hendry dan Fikri sepakat bahwa proses revitalisasi Kampus Dumai harus dimulai dengan langkah-langkah yang terstruktur, mulai dari komunikasi intensif dengan LLDIKTI dan Dirjen Dikti, penyusunan proposal yang komprehensif, hingga keterlibatan industri sebagai mitra utama.

Merespons pemaparan tersebut, Abdul Fikri Faqih menegaskan bahwa pengembangan pendidikan vokasi harus ditempatkan dalam kerangka kewenangan pendidikan tinggi yang berada di pemerintah pusat. Ia menyampaikan bahwa semangat pemerintah daerah tidak akan cukup tanpa dukungan kebijakan kementerian yang relevan.

“Pendidikan tinggi itu kewenangan pusat. Pemerintah kota atau provinsi semangat seperti apa pun tetap harus ada sinyal dari kementerian. Karenanya langkah komunikasi harus jelas agar usulan ini tidak berhenti di tengah jalan,” ujar Fikri.

Baca: Satpol PP Siapkan Penertiban Lapak Pedagang di Jalan Ahmad Yani Pekanbaru

Ia juga menyoroti pentingnya arah vokasi yang benar-benar sesuai kebutuhan industri, bukan sekadar membuka program studi yang mengikuti tren. Menurutnya, keberhasilan vokasi sangat ditentukan oleh relevansi kompetensi yang ditawarkan, sebagaimana praktik baik yang telah ia lihat di Batam dan berbagai rujukan internasional.

“Di Riau, kalau bisa dikembangkan vokasinya itu lebih bagus. Dunia butuh tenaga terampil spesifik, bukan prodi-prodi yang hanya mengikuti tren tanpa terkait kebutuhan industri,” tegasnya.

Fikri menambahkan bahwa proses pengusulan revitalisasi kampus harus dikawal secara menyeluruh, baik melalui LLDIKTI, Dirjen Dikti, kementerian teknis, maupun jalur politik di DPR. Ia menekankan pentingnya memastikan seluruh pemangku kepentingan memahami urgensi program ini.

“Ketuk pintu semuanya. Kalau mereka sudah ‘iya’, barulah kita dorong dari aspek politik agar prosesnya tidak tersendat,” jelasnya.

Terkait
Wakil Bupati Kampar Serahkan Bantuan Pangan kepada 1.312 Penerima di Desa Pandau Jaya
Wakil Bupati Kampar Serahkan Bantuan Pangan kepada 1.312 Penerima di Desa Pandau Jaya
Bupati Kampar Ahmad Yuzar Lantik Ardi Mardiansyah sebag
Angggota DPR RI Hendry Munief Berikan Catatan Penting s
BPKAD Riau Kebut Evaluasi APBD Pekanbaru dan Inhil, Dae
Lainnya
Enam Pabrik Sawit di Pelalawan Diduga Langgar Aturan Lingkungan
Enam Pabrik Sawit di Pelalawan Diduga Langgar Aturan Lingkungan
Buka O2SN, Sekda Rohil Inginkan Atlit Handal di Tingkat
Khawatirkan Cluster Baru Muncul, Satgas Covid-19 Siak A
Tabrakan, Mobil yang Ditumpangi Ketua KPU Inhil Remuk
Politik
Sudaryono Tegaskan SD Rusak Tak Terkait MBG, Sebut Perbandingan dengan Dapur SPPG Tidak Fair
Sudaryono Tegaskan SD Rusak Tak Terkait MBG, Sebut Perbandingan dengan Dapur SPPG Tidak Fair
Fraksi PKS DPRD Se-Riau Sampaikan Aspirasi ke FraksiĀ 
Hendry Munief Serap Aspirasi Komunitas MTB FORBIS Riau,
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Hukum
Pakar Hukum Dorong RUU Perampasan Aset Gunakan Istilah Pemulihan Demi Kepastian Hukum
Pakar Hukum Dorong RUU Perampasan Aset Gunakan Istilah Pemulihan Demi Kepastian Hukum
Bos Tambang Akui Serahkan Rp1 Miliar untuk Atur LHP Omb
Hukuman Mati Koruptor Kembali Mengemuka, Yusril Tegaska
Olahraga
Wabup Misharti Buka Seleksi PORSENIJAR PGRI Kampar 2026, Dorong Sportivitas Guru
Wabup Misharti Buka Seleksi PORSENIJAR PGRI Kampar 2026, Dorong Sportivitas Guru
Bonus Rp27 Miliar Tak Kunjung Cair, Atlet dan Pelatih R
Pekanbaru Juara Umum O2SN Riau 2026, Borong 12 Medali d
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Lifestyle
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dana Rp20 Triliun Tunggu Pencairan
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dana Rp20 Triliun Tunggu Pencairan
RSUD Arifin Achmad Rekrut 94 Tenaga Kesehatan, Seleksi
RSUP Pekanbaru Jadi Pusat Layanan Katastropik, Kanker d
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D