Gubernur Sumut Libatkan USU Seleksi Jabatan Eselon
KANALSUMATERA.com - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menjalin koordinasi dengan Universitas Sumatera Utara (USU) dalam melakukan seleksi jabatan untuk organisasi perangkat daerah (OPD) di Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprov Sumut). Pelibatan ini untuk memastikan track record orang yang terpilih, sehingga dapat bekerja profesional. Edy Rahmayadi berjanji akan mengganti pejabat yang dianggap tidak sesuai.
"Saya menginginkan orang yang sesuai dengan rekam jejak dan memiliki dasar keilmuan maupun pengalaman. Open bidding (lelang jabatan) pun akan kita lakukan," ujar Edy Rahmayadi, baru - baru ini.
Mantan Pangkostrad ini seperti yang dilansir dari Suara Pembaruan mengatakan, sesuai ketentuan Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri), gubernur dan wakil gubernur terpilih, baru bisa melakukan mutasi. Sebelum itu, pihaknya melakukan assestment terlebih dulu. “Hal pertama adalah soal track record orangnya. Makanya sudah kita lakukan assestment (penilaian eselon II). Harus sesuai nanti orang yang mau ditempatkan untuk memimpin OPD, saya tak mau coba-coba,” sebut Edy Rahmayadi.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumut Kaiman Turnip sebelumnya mengatakan, kegiatan assesment diikuti sebanyak 49 pejabat eselon II dan hasilnya diserahkan tim seleksi yang berasal dari USU kepada gubernur.
Asessment menjadi indikator bagi pimpinan tentang seorang pejabat eselon II apakah kompeten atau tidak. Sehingga hasil assesment,memudahkan gubernur untuk membenahi jajarannya. Kso
