Gatal-gatal Usai Banjir, Warga Medan Labuhan Curiga Pabrik Sekitar Buang Limbah saat Banjir

Mawardi Tombang
Kamis, 10 Oktober 2019 14:57:42
Medan Labuhan terendam banjir sejak Rabu (9/10/2019) pagi. Dikhawatirkan, volume air akan semakin tinggi seiring buruknya cuaca Kota Medan.

MEDAN KANALSUMATERA.com - Banjir yang melanda pemukiman warga di kawasan Martubung, persisnya di Jalan Rawe V, Lingkungan VII, Kelurahan Tangkahan, Kecamatan Medan Labuhan diduga bercampur limbah pabrik.
Warga menuding, saat hujan deras seperti ini, sejumlah pabrik kerap membuka saluran limbahnya hingga terbawa ke pemukiman warga.
"Kami mintalah kepada pihak terkait untuk mengawasi pabrik-pabrik ini. Karena kalau sudah hujan deras, ada saja itu pabrik yang diduga sengaja membuang limbahnya," ungkap warga setempat, Ari Kurniawan, Rabu (9/10/2019).

Ari mengatakan, lantaran banjir bercampur limbah, tak sedikit warga yang mengalami penyakit kulit. Satu di antara penyakit yang sering muncul adalah gatal-gatal.
"Kalau kita tidak lekas mencuci tubuh yang terkena banjir pakai sabun, pasti lah itu muncul gatal-gatal," katanya kesal.
Ari mengatakan, banjir yang bercampur limbah ini warnanya agak kehitaman. Kadangkala, banjir agak berminyak. Kalau kena ke kulit, maka akan terasa licin.

"Harapan kami Dinas Lingkungan Hidup bisa terjun ke sini untuk memeriksa air yang masih menggenang. Saya yakin sekali, air di sini sudah sangat tercemar," katanya.
Berdasarkan informasi yang diperoleh www.tribun-medan.com, banjir juga menggenangi kawasan Jalan Jawa, Medan Timur. Ruas jalan yang berada persis di depan Centre Point Mall sudah tergenang setinggi 60 sentimeter.

Sejumlah foto terkait kondisi banjir di Jalan Jawa, Medan Timur memperlihatkan banyak kendaraan yang mogok, khususnya sepeda motor. Tingginya volume air di Jalan Jawa ini diduga tak terlepas dari minimnya wilayah serapan air.
Bagi Anda yang hendak melintas di area Jalan Jawa, sebaiknya mencari jalan lain. Sebab, selain karena tingginya volume air, wilayah ini rawan macet ketika kondisi cuaca buruk seperti sekarang ini.(ray/tribun-medan.com)



Lainnya
Kadis Kominfotiks Rohil Lolos Uji Kompetensi ICT Project Manager
Kadis Kominfotiks Rohil Lolos Uji Kompetensi ICT Project Manager
Efek Covid-19, Pemkab Siak Bakal Perkuat Cadangan Panga
190.140 Orang di Riau Masih Jadi Pengangguran
Harimau Sumatera Dilaporkan Masuk ke Permukiman Warga S
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Pendidikan
Politeknik Mulia Rokan Resmi Hadir, Karmila Sari Dorong SDM Unggul di Rokan Hilir
Politeknik Mulia Rokan Resmi Hadir, Karmila Sari Dorong SDM Unggul di Rokan Hilir
UPT SDN 014 Batu Belah Gelar Implementasi SPMI, Libatka
Kwarda Riau Buka Kursus Pelatih Pramuka Mahir Dasar, Di
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan