Gatal-gatal Usai Banjir, Warga Medan Labuhan Curiga Pabrik Sekitar Buang Limbah saat Banjir

Mawardi Tombang
Kamis, 10 Oktober 2019 14:57:36
Medan Labuhan terendam banjir sejak Rabu (9/10/2019) pagi. Dikhawatirkan, volume air akan semakin tinggi seiring buruknya cuaca Kota Medan.

MEDAN KANALSUMATERA.com - Banjir yang melanda pemukiman warga di kawasan Martubung, persisnya di Jalan Rawe V, Lingkungan VII, Kelurahan Tangkahan, Kecamatan Medan Labuhan diduga bercampur limbah pabrik.
Warga menuding, saat hujan deras seperti ini, sejumlah pabrik kerap membuka saluran limbahnya hingga terbawa ke pemukiman warga.
"Kami mintalah kepada pihak terkait untuk mengawasi pabrik-pabrik ini. Karena kalau sudah hujan deras, ada saja itu pabrik yang diduga sengaja membuang limbahnya," ungkap warga setempat, Ari Kurniawan, Rabu (9/10/2019).

Ari mengatakan, lantaran banjir bercampur limbah, tak sedikit warga yang mengalami penyakit kulit. Satu di antara penyakit yang sering muncul adalah gatal-gatal.
"Kalau kita tidak lekas mencuci tubuh yang terkena banjir pakai sabun, pasti lah itu muncul gatal-gatal," katanya kesal.
Ari mengatakan, banjir yang bercampur limbah ini warnanya agak kehitaman. Kadangkala, banjir agak berminyak. Kalau kena ke kulit, maka akan terasa licin.

"Harapan kami Dinas Lingkungan Hidup bisa terjun ke sini untuk memeriksa air yang masih menggenang. Saya yakin sekali, air di sini sudah sangat tercemar," katanya.
Berdasarkan informasi yang diperoleh www.tribun-medan.com, banjir juga menggenangi kawasan Jalan Jawa, Medan Timur. Ruas jalan yang berada persis di depan Centre Point Mall sudah tergenang setinggi 60 sentimeter.

Sejumlah foto terkait kondisi banjir di Jalan Jawa, Medan Timur memperlihatkan banyak kendaraan yang mogok, khususnya sepeda motor. Tingginya volume air di Jalan Jawa ini diduga tak terlepas dari minimnya wilayah serapan air.
Bagi Anda yang hendak melintas di area Jalan Jawa, sebaiknya mencari jalan lain. Sebab, selain karena tingginya volume air, wilayah ini rawan macet ketika kondisi cuaca buruk seperti sekarang ini.(ray/tribun-medan.com)



Lainnya
Hadiri HKG PKK Ke-54, Ketua TP-PKK Kampar Perkuat Implementasi 10 Program Pokok PKK
Hadiri HKG PKK Ke-54, Ketua TP-PKK Kampar Perkuat Implementasi 10 Program Pokok PKK
DPRD Kampar Gelar Paripurna, Lantik Idris Resmi Jadi An
Banyak Tiang Listrik PLN di Kuala Kampar, Pelalawan Tum
Kasus Kematian Gajah, Kapolda Aceh Perintahkan Jajarann
Nasional
Pramono Anung Tegaskan Jakarta Tidak Siaga 1, Pengerahan Prajurit TNI Jadi Sorotan
Pramono Anung Tegaskan Jakarta Tidak Siaga 1, Pengerahan Prajurit TNI Jadi Sorotan
Mike Johnson Mundur dari Pimpinan Partai Republik Usai
Jokowi Bersaksi di Sidang Roy Suryo, 6.770 Personel TNI
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Kriminal
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Keluarga Korban Desak Pelaku Dihukum Mati
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Keluarga Korban Desak Pelaku Dihukum Mati
Kapolri Bongkar Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Belawan,
Bharada Andika Jadi Tersangka Kasus Polisi Tembak Polis
Politik
SBY Soroti Politik Indonesia yang Kian Memanas, Minta Prabowo Kembalikan Etika Kekuasaan
SBY Soroti Politik Indonesia yang Kian Memanas, Minta Prabowo Kembalikan Etika Kekuasaan
Polemik Ijazah Gibran Memanas, PAN, Gerindra, PKB hingg
Andi Arief Bantah AHY Incar Kursi Wapres, Demokrat Pili
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat