Di Solok Selatan, masyarakat mulai merasakan mata perih akibat tebalnya kabut asap

Mawardi Tombang
Selasa, 15 Oktober 2019 13:46:51
Sejumlah kendaraan melintas di jalan depan kantor Bupati Solok Selatan yang diselimuti kabut asap.

Padang Aro,KANALSUMATERA.com - Masyarakat di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, mulai merasakan mata perih saat berada di luar ruangan akibat makin tebalnya kabut asap yang menyelimuti daerah itu, Selasa.

"Hari ini kabut asap yang menyelimuti Solok Selatan bertambah pekat dibandingkan hari sebelumnya, dan mata terasa perih saat di luar ruangan, terutama saat mengendarai sepeda motor," kata tokoh masyarakat Solok Selatan, S Wakiu Datuak Rajo Lingkar Bulan (55) di Padang Aro, Selasa.

Dia mengatakan, kondisi kabut asap mulai tebal menyelimuti Solok Selatan sejak Senin (14/10), dan hari ini bertambah parah.

Selain itu katanya, kabut asap yang semakin pekat juga sudah mulai menyesakkan nafas.

Kepekatan kabut asap katanya, merata di semua daerah di Solok Selatan, tetapi yang paling parah di Padang Aro yang menjadi pusat pemerintahan.

Warga lainnya Edi(42) mengatakan hal yang sama dimana mata terasa perih akibat kabut asap terutama saat berkendara.

Selain itu katanya, jarak pandang juga sudah terbatas akibat semakin tebalnya kabut asap.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solok Selatan,Inroni Muharamsyah mengatakan saat ini kondisi kabut asap memang lebih tebal dibanding hari sebelumnya, dan ini merupakan kiriman dari daerah lain sebab di kabupaten itu tidak ada kebakaran hutan dan lahan.

Untuk wilayah Solok Selatan, katanya, paling dekat dengan Provinsi Jambi dan Riau.

Pemerintah mengimbau masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.

Sementara Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan, Dinas Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup Solok Selatan,Murtamin mengatakan dalam satu minggu ini pihaknya belum melakukan pengukuran kualitas udara.

"Alat kami belum terakreditasi jadi kami berpatokan ke Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pemantau Atmosfer Global (GAW) Bukit Kototabang," katanya.

Sebelumnya Kepala BMKG Stasiun Pemantau atmsfer Global Bukit Kototabang mengatakan Wan Dayantolis mengatakan, Peningkatan konsentrasi partikulat diperkirakan masih berada di level sedang atau di bawah nilai ambang batas konsentrasi polutan yang dibolehkan berada di udara ambien yaitu di bawah 150 µgram/m3.

Daerah-daerah dengan konsentrasi partikulat (pm10) diprediksi paling tinggi yaitu Kabupaten Dharmasraya 63 µgram/m3, Kota Sawahlunto 67 µgram/m3, Solok 70 µgram/m3, Kabupaten Solok 70 µgram/m3, Sijunjung 67 µgram/m3, Kabupaten Solok Selatan 64 µgram/m3. (*)

Lainnya
FKPP Pekanbaru Harapkan Hendry Munief Bantu Kemandirian Ekonomi Pondok Pesantren
FKPP Pekanbaru Harapkan Hendry Munief Bantu Kemandirian Ekonomi Pondok Pesantren
Tim futsal Tuah Sakato Jajaki Langkah Menuju Liga Pro
Korban Konflik Dapat Tanah, Setelah 14 Tahun MoU Helsin
Kabut Asap dari Aceh Barat Sampai ke Aceh Utara
Budaya
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan Budaya di Siak Kecil Bengkalis
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan Budaya di Siak Kecil Bengkalis
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Daerah
Sekda Kampar Perkuat Sinergi Reforma Agraria di Rakor GTRA Provinsi Riau 2026
Sekda Kampar Perkuat Sinergi Reforma Agraria di Rakor GTRA Provinsi Riau 2026
Bawaslu RI Buka Lomba Debat PHP VI 2026, Mahasiswa Kamp
Debit Sungai Kampar Masih Tinggi, Wabup Misharti Minta
Lifestyle
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Bantu Umi Marila Janda Ana
RS Zainab Pekanbaru Hadirkan Klinik Fertilitas, Beri Ha
Global
Trump Klaim AS Kuasai Selat Hormuz, Semua Kapal Bakal Dipungut Biaya 20 Persen
Trump Klaim AS Kuasai Selat Hormuz, Semua Kapal Bakal Dipungut Biaya 20 Persen
Skandal Korupsi Irak Terbongkar, Rp430 Miliar Disembuny
Sugiono Dijadwalkan Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Kham
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Nasional
BGN Raih Opini WTP dari BPK, Laporan Keuangan Era Dadan Hindayana Dipuji DPR
BGN Raih Opini WTP dari BPK, Laporan Keuangan Era Dadan Hindayana Dipuji DPR
Mendagri Akan Bedah APBD Daerah yang Klaim Tak Mampu Ba
Utang Program MBG Capai Rp1,6 Triliun, BGN Minta Maaf d