Belasan Bunga Rafflesia Membusuk di Hutan BKSDA Resor Agam

Alwira Fanzary
Rabu, 27 Maret 2019 15:11:56
Bunga Rafflesia yang membusuk

KANALSUMATERA.com - Sebanyak 17 bunga Rafflesia ditemukan hanya berjarak sekitar 600 meter dari pemukiman warga di Jorong Sigantang Nagari Persiapan Batahan Utara, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat. Ke-17 Bunga langka itu, tumbuh subur di area perkebunan karet milik warga setempat.

Namun sayang, dari total temuan sebanyak 17 tersebut, 12 di antaranya sudah mekar dan membusuk sebelum sempat diabadikan. Kini, hanya tersisa lima yang belum mekar. Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) resor Agam kini, melanjutkan eksplorasi dalam beberapa hari ke depan. Hal ini, mengingat berdasarkan keterangan masyarakat setempat masih terdapat tiga titik sebaran populasi tumbuhan langka dan dilindungi di area tersebut.

"Penemu tumbuhan langka tersebut Sarmadon. Ia menemukan setidaknya 17 bunga Rafflesia dalam berbagai ukuran diameter. Satu knop diketahui sudah mekar lima hari yang lalu dengan diameter 53 sentimeter dan sudah mengalami fase layu membusuk," kata Pengendali Ekosistem Hutan BKSDA Sumatera Barat resor Agam, Ade Putra melalui sambungan ponsel, Selasa 26 Maret 2019.

Selain itu, lanjut Ade seperti yang di lansir dari viva.co.id, di area tersebut juga ditemukan jenis bunga Rafflesia yang menggantung di akar dengan ketinggian mencapai delapan meter dari tanah. Dugaan sementara, yang tumbuh di tanah itu jenis Rafflesia Arnoldi dan yang menggantung di pohon, diduga jenis Rafflesia Cantleyi.

Lebih lanjut Ade menjelaskan, sebelumnya bunga Rafflesia diketahui hanya terdapat di kawasan cagar alam Batang Palupuh Kabupaten Agam. Dalam dua tahun terakhir, BKSDA sudah menemukan dan mengidentifikasi setidaknya 16 lokasi populasi yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat.

Dengan ditemukannya keberadaan tumbuhan langka tersebut kata Ade, baik dari BKSDA maupun warga, tentu saja akan menjadikan Jorong Sigantang lebih dikenal dan menarik bagi para wisatawan. Terutama, wisatawan yang memang mencintai lingkungan dan satwa dan tumbuhan yang dilindungi. Kso

Lainnya
Spesial, Pemko Pekanbaru Bakal Gelar Asessment Kepala DLHK Pengganti Agus Pramono
Spesial, Pemko Pekanbaru Bakal Gelar Asessment Kepala DLHK Pengganti Agus Pramono
JCH Kampar Kloter 9, Akan Diberangkatkan Besok Pagi
Caleg DPRA Meninggal dalam Kecelakaan di Aceh Jaya
Banda Aceh Diguncang Gempa, Begini Analisis BMKG
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Nasional
DPR Minta Pemerintah Mengontrol Komersialisasi Air Bawah Tanah
DPR Minta Pemerintah Mengontrol Komersialisasi Air Bawah Tanah
BKSAP DPR Kutuk Serangan Israel ke Markas Unifil yang T
Sosialisasi Empat Pilar di Marpoyan Damai, Hendry Munie
Ekonomi
LAZ MHC Raih Opini WTP 2025, Perkuat Langkah Bersama Direktur Baru dan Momentum Ramadhan 2026
LAZ MHC Raih Opini WTP 2025, Perkuat Langkah Bersama Direktur Baru dan Momentum Ramadhan 2026
Anggota DPR Hendry Munief Dorong Sektor Ekraf Dapat Aks
Industri Halal Indonesia di 2025 Tumbuh 6,2 Persen: Q1
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Hukum
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
Respon Laporan Masyarakat, Satpol PP Kampar Turun Ke lo
Bupati Kampar Fasilitasi Penyelesaian Konflik Desa Koto
Daerah
Insan Pers Antusias Mengikuti Pemaparan Industri Hulu Migas dari SKK Migas-KKKS APGWI
Insan Pers Antusias Mengikuti Pemaparan Industri Hulu Migas dari SKK Migas-KKKS APGWI
Bupati Zukri  dan Tim Patroli Tinjau Kebakaran Lahan T
Melihat Keindahan Lindok Alam Kampar, Cocok untuk Berba
Entertainment
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Industri Film Nasional
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Industri Film Nasional
Tunggu ya , Serial Televisi Star Wars Segera Diproduksi
Ustadz Abdul Somad di Medan: Ngeri-ngeri Sedap Juga Kur