Banda Aceh Diguncang Gempa, Begini Analisis BMKG

Islami
Selasa, 1 Januari 2019 20:19:06
Ilustrasi

KANALSUMATERA.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melakukan pemutakhiran gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,1 di Banda Aceh menjadi magnitudo 4,9. Analisa BMKG, gempa bumi tersebut dipicu oleh penyesaran naik (thrust fault) di Samudera Hindia sebelah Barat Sumatera.

"Hasil analisis BMKG menunjukkan informasi awal gempa bumi ini berkekuatan M=5,1 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi M=4,9," jelas Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono dalam keterangan tertulisnya, Selasa (1/1/2019) seperti dilansir dari detikcom.

Gempa bumi tektonik ini terjadi pada pukul 18.55 WIB dengan episenter yang terletak pada koordinat 5,42 LU dan 94,51 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 90 km arah barat Kota Banda Aceh, Propinsi Nangroe Aceh Darussallam. Gempa diakibatkan aktivitas di zona subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia di Samudera Hindia.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, tampak bahwa gempa bumi ini termasuk dalam klasifikasi gempa bumi dangkal akibat aktivitas di zona subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia di Samudera Hindia sebelah Barat Sumatera. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi ini dipicu oleh penyesaran naik (thrust fault)," ujar Rahmat.

Rahmat melanjutkan, berdasarkan laporan masyarakat guncangan gempa bumi ini dirasakan di Kota Banda Aceh dengan kekuatan getaran II MMI. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.

"Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi tidak berpotensi tsunami," tuturnya.

Monitoring BMKG juga menunjukkan belum adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock). iin

Lainnya
Keluarga Besar Group Yong Dolah Riau Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Bukit Batu
Keluarga Besar Group Yong Dolah Riau Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Bukit Batu
Dua Hari Lagi Kampar Expo 2023 Dibuka, Berikut Rangkaia
Maut di Jalan Suprapto Tembesi, Minibus Hantam Pemotor
Tampil Sebagai Narasumber Rakor P3MD di Kota Bukittingg
Hukum
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
Respon Laporan Masyarakat, Satpol PP Kampar Turun Ke lo
Bupati Kampar Fasilitasi Penyelesaian Konflik Desa Koto
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Daerah
Insan Pers Antusias Mengikuti Pemaparan Industri Hulu Migas dari SKK Migas-KKKS APGWI
Insan Pers Antusias Mengikuti Pemaparan Industri Hulu Migas dari SKK Migas-KKKS APGWI
Bupati Zukri  dan Tim Patroli Tinjau Kebakaran Lahan T
Melihat Keindahan Lindok Alam Kampar, Cocok untuk Berba
Pendidikan
Komisi X DPR ke Unri, Karmila Sari: Jalur Penerimaan Mahasiswa harus Ditata Ulang
Komisi X DPR ke Unri, Karmila Sari: Jalur Penerimaan Mahasiswa harus Ditata Ulang
FORMA KIP-Kuliah UIN Suska Riau Audiensi dengan Sekda R
FORMA KIP-Kuliah UIN Suska Riau Audiensi dengan Kadispo
Ekonomi
LAZ MHC Raih Opini WTP 2025, Perkuat Langkah Bersama Direktur Baru dan Momentum Ramadhan 2026
LAZ MHC Raih Opini WTP 2025, Perkuat Langkah Bersama Direktur Baru dan Momentum Ramadhan 2026
Anggota DPR Hendry Munief Dorong Sektor Ekraf Dapat Aks
Industri Halal Indonesia di 2025 Tumbuh 6,2 Persen: Q1
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Budaya
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Festival Subayang 2023, Ini Jadwal dan Konsepnya