Alasan Administrasi, Pembangunan Pasar Induk Pekanbaru Belum Juga Rampung

Alwira Fanzary
Rabu, 16 Januari 2019 18:09:10
Ingot Ahmad Hutasuhut

KANALSUMATERA.com - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru memberi perpanjangan waktu selama 12 bulan kepada PT Agung Rafa Bonai (ARB) untuk membangun Pasar Induk di Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Sidomulyo Barat, Kecamatan Tampan.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (DPP) Pekanbaru, Ingot Ahmad Hutasuhut menyebutkan, perpanjangan waktu terhitung Oktober 2018 hingga Oktober 2019 itu diberi karena alasan keterlambatan yang disampaikan PT ARB bisa diterima Pemerintah Kota.

"Alasan mereka (PT ARB) yaitu karena persoalan administrasi yang belum selesai," ungkap Ingot kepada Pekanbaru.go.id, Rabu (16/1/2019).

Persoalan administrasi yang dimaksud, terang Ingot, usai penandatanganan kontrak kerjasama pada Oktober 2016 lalu, PT ARB baru memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB) pada Agustus 2017. Hal itu mengakibatkan pembangunan dalam waktu 24 bulan tak tercapai.

Baca: Kebakaran Hanguskan 290 Asrama Santri Ponpes Syekh Burhanuddin Kuntu, Bupati Kampar Bergerak Cepat

"Sehingga mereka komplain karena seharusnya mereka kerja 24 bulan, jadi hanya 12 bulan. Itulah yang mengganggu tercapainya target pembangunan yang diharapkan tuntas pada Oktober 2018," sebut Ingot.

"Dengan adanya perpanjangan waktu, kita berharap pembangunan digesa supaya target kita di bulan Oktober 2019 benar-benar tercapai," harap Ingot.

Dijelaskan Ingot, meski diadendum atau diberi tambahan waktu, namun kontrak pengelolaan Pasar Induk tidak ditambah. Misal, ulas dia, di dalam kontrak kerjasama, Pasar Induk dikelola selama 30 tahun, tapi karena pihak perusahaan lambat menyelesaikan fisik, kontrak itu terus berjalan.

"Kalau 2 tahun dia selesai, tahun ketiga dia sudah bisa bisnis, seharusnya dia masa produktifnya 28 tahun. Karena nambah masa pekerjaan setahun otomatis tinggal 27 tahun, kerugian ada di dia, makin lama dia makin rugi karena dia punya investasi sudah terbenam begitu banyak," ujar Ingot.

Baca: Pemprov Riau Bangkitkan Stadion Utama Eks PON Bertepatan Hari Jadi ke-69

Untuk itu, Ingot berharap pasar induk cepat diselesaikan, karena pasar itu merupakan mata rantai yang penting dalam penataan distribusi kebutuhan masyarakat Pekanbaru. Artinya, semua barang yang masuk ke Pekanbaru nantinya harus melalui Pasar Induk.

"Kalau ini belum jadi, ya belum bisa terlaksana. Jadi kita sangat mengharapkan ini selesai, tetapi secara material yang dirugikan adalah pihak mereka (perusahaan)," tutup Ingot. Ki/Kso

Terkait
Bupati Kampar Matangkan Persiapan HUT ke-81 RI dan Hari Jadi ke-69 Riau
Bupati Kampar Matangkan Persiapan HUT ke-81 RI dan Hari Jadi ke-69 Riau
Plt Gubernur Riau Sampaikan Duka Mendalam atas Tragedi
Bupati Kampar Resmi Launching Gerakan Zakat, Infak dan
Anggota DPR RI Hendry Munief Serahkan Mobil Operasional
Lainnya
Bupati Pelalawan Hadiri Puncak Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional Tahun 2025
Bupati Pelalawan Hadiri Puncak Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional Tahun 2025
Persiapan Lebaran, Pengunjung Skywalk Tengku Buwang Asm
Riono dan Seniy Pimpin Sementara DPRD Lingga
Sembarangan Bikin Macet di Jalan Veteran
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kriminal
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua Tersangka Diamankan
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua Tersangka Diamankan
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Ri
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket