Aktifitas Gunung Kerinci Semburkan Asap Tebal, Warga Tetap Beraktifitas Normal

Amar
Selasa, 19 Maret 2019 23:01:05
Gunung Kerinci saat mengeluarkan asap tebal, Selasa (19/03/19)

KANALSUMATERA.com – Gunung Kerinci dalam dua hari belakangan terlihat mengeluarkan asap tebal. Namun aktivitas gunung api tertinggi di Sumatera itu sejauh ini belum membuat aktivitas warga menjadi terganggu.

“Sudah dua kali kami melihat asap tebal keluar dari kawah Gunung Kerinci. Senin (18/3) sore kemarin dan sore tadi,” kata salah seorang warga Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Selasa (19/3).

“Bagi kami ini sudah biasa. Tanda gunung masih aktif,” ujarnya menambahkan.

Chua, anggota kelompok pecinta alam Kerinci-Sungai Penuh, kepada metrojambi.com juga menyampaikan jika Gunung Kerinci dalam dua hari belakangan mengeluarkan asap tebal yang mengarah ke Solok Selatan.

“Kita belum dapat informasi dari BMKG. Yang jelas tercium bau belerang,” ujar Chua, yang juga sempat mengambil foto dari ketinggian 2.000 Mdpl.

Camat Kayu Aro Edi Ruslan saat dikonfirmasi mengaku juga telah mendapatkan informasi mengenai aktivitas Gunung Kerinci yang mengeluarkan asap tebal dalam dua hari belakangan ini.

“Informasi dari warga, sudah dua hari asap tebal keluar dari kawah Gunung Kerinci,” ujar Edi.

Sejauh ini, lanjut Edi, aktivitas warga di sekitar kaki Gunung Kerinci masih normal. Dikatakannya, warga masih beraktivitas seperti biasa, tidak terganggu dengan aktivitas Gunung Kerinci tersebut.

“Bagi warga Kayu Aro, hal itu sudah biasa. Mereka tidak terganggu, mereka tetap pergi ke kebun,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Pengawasan BBTNKS Wilayah I Kerinci, Nurhamidi dikonfirmasi mengatakan, menurut informasi dari Pos Gunung Api di Kayu Aro, memang Gunung Kerinci mengeluarkan asap kelabu tebal dengan ketinggian 600 meter.

"Tekanan kuat condong kearah Timur laut," katanya singkat.ks



Lainnya
PDA Pekanbaru Gelar Gebyar Milad Aisyiyah ke-107, Dimeriahkan Sejumlah Kegiatan
PDA Pekanbaru Gelar Gebyar Milad Aisyiyah ke-107, Dimeriahkan Sejumlah Kegiatan
Kepala UPT V Bapenda Pekanbaru: Program SDT Efektif Cap
Asap Masih Pekat, Libur Sekolah di Pekanbaru Diperpanja
Diklatsar Mliter Resimen Mahasiswa Indra Pahlawan Sukse
Pendidikan
Kemenag Batasi Penggunaan Gawai di Sekolah, Siswa Tak Bebas Main HP
Kemenag Batasi Penggunaan Gawai di Sekolah, Siswa Tak Bebas Main HP
Syahrul Aidi dan Hendry Munief Kompak Motivasi Mahasisw
Disdik Pekanbaru Tegaskan Sekolah Wajib Patuhi Kebijaka
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Kriminal
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Polri Selidiki Pengusaha RI, 34 Lembar Uang Palsu Dolar Singapura Disorot
Aisar Khaled Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Dugaan Pen
Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Lahan T
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Hukum
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen Jule
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen Jule
Pejabat Bea Cukai Akui Terima Rp1 Miliar per Bulan dari
Hendry Munief Soroti Abrasi dan Privatisasi Pulau: Haru