60 Ekor Sapi Mati di Muko-Muko Diduga Terjangkit Penyakit Jembrana

Alwira Fanzary
Sabtu, 9 Februari 2019 17:50:35
Sapi perah di Bengkulu

KANALSUMATERA.com - Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mengimbau warga setempat agar melakukan penyemprotan rutin sapi menggunakan antivektor guna antisipasi penyakit jembrana sebab jumlah sapi yang mati diduga akibat terjangkit jembrana mencapai 60 ekor dalam kurun Januari hingga Februari 2019.

“Kami imbau penyemprotan sapi dilaksanakan seminggu sekali menggunakan antivektor. Cara ini bisa mengantisipasi sapi terserang penyakit jembrana,” kata Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko Warsiman di Mukomuko, Sabtu (8/2).

Seperti yang diberitakan Antara, sedikitnya 60 ekor sapi yang tersebar di empat desa di daerah ini terhitung sejak bulan Januari 2019 sampai sekarang ditemukan mati diduga akibat terjangkit penyakit jembrana. Ia menyatakan, penyemprotan rutin sapi Bali minimal sebanyak seminggu sekali menggunakan antivektor bisa menanggulangi berbagai penyakit sapi, termasuk penyakit jembrana.

Menurutnya, hanya pemilik hewan ternak tersebut yang bisa melakukan penyemprotan sapinya karena mereka mengetahui keberadaaan sapi yang mereka pelihara dengan cara melepasliarkannya.

“Tidak mungkin petugas peternakan setempat yang melakukan penyemprotan karena hampir 70 persen sapi milik warga setempat dipelihara dengan cara dilepasliarkan,” ujarnya pula.

Ia menyebutkan, sebanyak 60 ekor sapi mati akibat jembrana ini, sebanyak 49 ekor milik warga Desa Rawa Mangun, Kecamatan XIV Koto, sembilan ekor sapi milik warga Desa Tirta Makmur, Kecamatan Air Manjuto, satu sapi milik warga Desa Teluk Bakung, Kecamatan Pondok Suguh, dan satu sapi milik warga Desa Agung Jaya, Kecamatan Air Manjuto.

Sementara itu, jumlah hewan ternak sapi yang terkena penyakit jembrana di daerah ini sebanyak 80 ekor, sebanyak 22 ekor di antaranya diobati, sebanyak 20 ekor yang sembuh.

Sedangkan penyebab sapi di daerah ini terjangkit penyakit jembrana karena tertular ternak sakit dari luar daerah ini, pergantian musim panas sehingga mempengaruhi daya tahan ternak. Dalam kondisi ini hewan ternak mudah tertular penyakit ini.

Kemudian, sistem pemeliharaan hewan ternak di daerah ini dengan cara diliarkan sehingga memudahkan hewan ternak tersebut tertular penyakit jembrana. Kso



Lainnya
Tahun Depan Pembangunan Roro Dumai - Melaka Dimulai
Tahun Depan Pembangunan Roro Dumai - Melaka Dimulai
Secata B Padang Panjang Ikuti Vaksinasi Covid-19, Sebag
Kadis DLHK Pekanbaru Diingatkan Jangan Bermain Api Jela
7.221 kasus ISPA ditemukan di Solok sepanjang 2019
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Nasional
Prabowo Targetkan 70 Ribu Polisi Hutan, Rekrutmen 21 Ribu Personel Dimulai Tahun Ini
Prabowo Targetkan 70 Ribu Polisi Hutan, Rekrutmen 21 Ribu Personel Dimulai Tahun Ini
Prabowo Lantik Letjen Kristomei Sianturi sebagai Kepala
DPR Desak Pemerintah Fasilitasi Jemaah Umrah Batal Bera
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Pendidikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Kuliah Sambil Beternak Kambing, Auria Lulus UB dengan I
Dua Guru Besar UIN Jakarta Masuk Top 2% Ilmuwan Dunia 2