219 Guru di Bandar Lampung Belum Peroleh Tunjangan Sertifikasi
KANALSUMATERA.com - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bandar Lampung telah tiga tahap menyalurkan tunjangan sertifikasi triwulan III Juli hingga September 2018 bagi guru di Bandar Lampung. Guru yang belum memperoleh tunjangan sertifikasi triwulan itu, masih tersisa 219 orang.
Dilansir dari Lampost.co, Kepala Seksi Tenaga Pendidik dan Kependidikan Dasar Disdikbud Bandar Lampung, Khairul Athar kepada Lampost.co, Kamis (8/11/2018) mengatakan sebanyak 219 guru belum peroleh tunjangan karena SK Dirjen sebagai syarat pencairan belum dikeluarkan Kemendikbud.
Menurutnya, sejumlah alasan belum dikeluarkan SK Dirjen tersebut diantaranya karena jam mengajar guru masih belum cukup, perubahan golongan guru dari Badan Kepegawaian Nasional belum dimasukkan ke Data Pokok Kependidikan, dan data guru lainnya belum sepenuhnya valid.
"Kami menghitung masih ada 219 guru sedang menunggu SK Dirjen Kemendikbud sebagai syarat penyaluran tunjangan sertifikasi. Belum keluarnya SK tersebut disebabkan beberapa hal, tetapi mudah-mudahan semua segera terselesaikan," ujarnya.
Baca: Gaji Tenaga Kontrak Pemkot Bandar Lampung Tahun Depan Naik Jadi Rp 2 Juta, Tapi Masih di Bawah UMK
Dari 219 guru yang sedang menunggu tersebut secara perinci terdapat di pendidikan dasar dan pengawas sekolah berjumlah 163 guru, sedangkan 56 merupakan guru TK. Kesemua guru tersebut bersatus Aparatur Sipil Negara (ASN).
"Dapat dipastikan semua guru yang menunggu SK Dirjen itu akan memperoleh tunjangan sertifikasi. Tetapi mengenai waktunya kamipun sedang menunggu. Khabarnya juga pertengahan bulan ini akan ada lagi SK Dirjen akan keluar," katanya.
Bila SK Dirjen bagi guru yang memperoleh tunjangan sertifikasi ternyata baru dikeluarkan pada akhir Desember mendatang, dimungkinkan tunjangan akan disalurkan bersamaan dengan tunjangan sertifikasi tahapan selanjutnya.
"Kalau SK Dirjen triwulan III keluarnya diakhir tahun nanti, biasanya tunjangan akan disalurkan bersamaan dengan tunjangan sertifikasi triwulan IV. Nilainya tidak berkurang, namun penyalurannya saja yang digabungkan," tutupnya lc/ks
