16 Balita Terkapar Bakteri E. coli Penyebab Diare

Mawardi Tombang
Senin, 26 Agustus 2019 10:06:18
DIARE - Seorang balita yang mengalami diare dirawat di Puskesmas Buntul Kemumu

Kanalsumatra.com - REDELONG - Tim Dinas Kesehatan (Dinkes) Bener Meriah memastikan bahwa air yang dikonsumsi warga di Kampung Burni Pase, Kecamatan Permata, mengandung bakteri Escherichia coli atau biasa disingkat E. coli. Bakteri inilah yang menyebabkan puluhan balita terkapar karena menderita diare.

Sebagaimana diketahui, setidaknya 18 warga Burni Pase dalam sepekan ini terjangkit diare. Umumnya diderita balita, yakni mencapai 16 orang. Dua orang lagi dewasa. Dinkes setempat bahkan harus merujuk empat bayi di bawah lima tahun itu untuk dirawat di RSUD Muyang Kute. Bupati Bener Meriah juga sudah menetapkan kondisi ini menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB).

Kepala Dinas Kesehatan Bener Meriah, Iswahyudi, kepada Serambi, Minggu (25/8), mengatakan, setelah kasus diare mewabah, pihaknya mengambil sampel air yang dikonsumsi warga pada Sabtu (24/8) siang. Lalu, dilakukan pengujian di laboratorium milik Dinas Kesehatan setempat. Pada Minggu (25/8) siang, hasil pun diperoleh. "Kita sudah lakukan uji laboratorium dan ternyata air di sana positif mengandung E. coli atau sudah tercemar," kata Iswahyudi.


Dikatakan, kehadiran bakteri E. coli merupakan indikator bahwa air tersebut tercemar. “Ternyata setelah kita cek di sana warga tidak memiliki sanitasi untuk limbah manusia. Air limbah hanya mengalir di permukaan tanah dan tergenang. Itu kan sangat cepat sekali menularkan penyakit," ucap Iswahyudi. Selama ini warga Burni Pase menggunakan jamban cemplung. Jamban semacam ini jelas tidak memenuhi standar kesehatan. Karena terbuka, lalat dan kecoa bebas ke luar-masuk jamban, kemudian bisa saja hinggap di makanan.

"Biasanya lalat suka hinggap pada air yang tergenang limbah manusia, lalu hinggap di makanan. Makanya kami menduga penyebab diare akibat cara hidup masyarakat yang tidak bersih," tegasnya.

Terkait sumber air, kata dia, berasal dari gunung. Warga di gampong tersebut menggunakan air gunung untuk konsumsi dengan cara mengalirkan ke rumah-rumah menggunakan selang. Hari ini, warga Kampung Burni Pase dijadwalkan bergotong royong membersihkan lingkungan, sehingga jauh dari zat dan bakteri pencemar. Sementara Dinas Kesehatan setempat akan melakukan desinfektan air, yakni

membunuh kuman atau bakteri patogen yang ada di dalam air.(c51)

Lainnya
Inspektorat Kampar Diminta Lakukan Pemeriksaan Bumdes di Tambang
Inspektorat Kampar Diminta Lakukan Pemeriksaan Bumdes di Tambang
Pengusaha Karimun Billy Kembali Jadi Tersangka
Seluruh Fraksi di Komisi II DPR RI Setuju Pembentukan P
Walikota Pekanbaru: Kita Masih Kekurangan Ribuan PNS
Lifestyle
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dana Rp20 Triliun Tunggu Pencairan
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dana Rp20 Triliun Tunggu Pencairan
RSUD Arifin Achmad Rekrut 94 Tenaga Kesehatan, Seleksi
RSUP Pekanbaru Jadi Pusat Layanan Katastropik, Kanker d
Ekonomi
Hendry Munief Minta Pengusaha Perhatikan Buffer Zone Kawasan Industri demi Keseimbangan Semua Aspek
Hendry Munief Minta Pengusaha Perhatikan Buffer Zone Kawasan Industri demi Keseimbangan Semua Aspek
Uji Kekuatan Tanah, Bandara SSK II Pekanbaru Pangkas Ja
Pasar Murah Pemprov Riau Sambangi Kampar dan Empat Keca
Fokus Redaksi
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim Gabungan Sisir Sungai Kampar
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim Gabungan Sisir Sungai Kampar
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad,
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Global
Trump Klaim AS Kuasai Selat Hormuz, Semua Kapal Bakal Dipungut Biaya 20 Persen
Trump Klaim AS Kuasai Selat Hormuz, Semua Kapal Bakal Dipungut Biaya 20 Persen
Skandal Korupsi Irak Terbongkar, Rp430 Miliar Disembuny
Sugiono Dijadwalkan Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Kham
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Politik
Sudaryono Tegaskan SD Rusak Tak Terkait MBG, Sebut Perbandingan dengan Dapur SPPG Tidak Fair
Sudaryono Tegaskan SD Rusak Tak Terkait MBG, Sebut Perbandingan dengan Dapur SPPG Tidak Fair
Fraksi PKS DPRD Se-Riau Sampaikan Aspirasi ke FraksiĀ 
Hendry Munief Serap Aspirasi Komunitas MTB FORBIS Riau,