Wabup Rohil Buka Pelatihan SLPG Tingkat Provinsi Riau yang Ditaja BRGM RI
KANALSUMATERA.com - Rohil- Wakil Bupati Rokan Hilir H. Sulaiman SS, MH Buka Pelatihan Sekolah Lapang Petani Gambut (SLPG) Tingkat Provinsi Riau yang ditaja BRGM RI, pada Senin (12/7/2021). Kegiatan ini dilaksanakan dari Tanggal 12 – 15 Juli 2021, bertempat di Kepenghuluan Siarangarang Kecamatan Pujud Kabupaten Rokan Hilir.
Diketahui, kegiatan ini diikuti oleh peserta yang berasal dari Perwakilan 2 orang petani di 9 Desa / Kelurahan (2 Kelurahan dari Kota Dumai dan 7 Desa/ Kelurahan dari Kabupaten Rokan Hilir) target Restorasi gambut pada Program Desa Mandiri Peduli Gambut.
Turut hadir dari Unsur BRGM, Kepala Sub Kelompok Kerja Partisipasi Masyarakat Pedesaaan Muslim Rasyid, S.Pi, Tim Pelatih dari Institute Agro Teknologi Syamsinar dan Para Pendamping dan Fasilitator Desa BRGM sebanyak 9 Orang. Dari Unsur pemerintah daerah yakni Kepala Dinas PMD, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Camat Pujud, dan Anggota DPRD Rokan Hilir Hendriza, SP.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Rokan Hilir H Sulaiman megapresiasi Kegiatan Pelatihan SLPG tersebut. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini penting dilaksanakan dan banyak manfaat bagi desa, terutama dalam pengelolaan lahan gambut.
Baca: Kadis PUPR Kampar Bantah Masjid Islamic Center Bangkinang Bocor Usai Direnovasi: Dari Drain AC!
"Kegiatan ini sangat penting untuk dilaksanakan dalam menjaga dan mengelola lahan gambut didesa masing-masing, sehingga dengan cara pengelolaan lahan gambut tanpa bakar ini kebakaran diwilayah gambut tidak terjadi lagi, disamping itu masyarakat juga bisa memanfaatkan lahan gambut dengan cara yang benar dan bermanfaat sebagai bentuk peningkatan ekonomi desa," ujarnya.

Kemudian, Ia juga mendukung dan siap berkolaborasi dengan BRGM agar kedepan ikut mengoptimalkan pengelolaan lahan gambut dan kegiatan rehabilitasi mangrove.
Dalam Kesempatan yang sama, Kepala Sub Kelompok Kerja Partisipasi Masyarakat Pedesaaan Muslim Rasyid, menyampaikan bahwa BRGM Berdasarkan Peraturan Presiden No. 120 Tahun 2020 tanggal 22 Desember 2020.
Baca: Bupati Kampar Ahmad Yuzar Apresiasi Bank Riau Kepri sebagai Motor Penggerak Ekonomi
"Diberikan tugas dalam target restorasi gambut dan percepatan pelaksanaan rehabilitasi mangrove, telah dilakukan perubahan nomenklatur, tugas, fungsi, target, dan jangka waktu pelaksanaan tugas Badan Restorasi Gambut (BRG) menjadi Badan Restorasi Gambut dan Mangrove (BRGM)", kata Muslim.
"BRGM memiliki tugas memfasilitasi pelaksanaan terhadap percepatan restorasi gambut dan peningkatan upaya pemberdayaan masyarakat pada areal kerja restorasi gambut pada 7 (tujuh) provinsi yaitu Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan dan Papua seluas kurang lebih 1.200.000 hektar, serta melaksanakan percepatan rehabilitasi mangrove pada areal kerja 9 (sembilan) provinsi yaitu Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Papua, dan Papua Barat seluas 600 ribu hektar dari tahun 2021 hingga tahun 2024" , lanjut Muslim.
Kemudian, Salah satu model yang dikembangkan oleh BRGM dalam praktek pengelolaan lahan gambut secara terpadu dan ramah lingkungan untuk kegiatan budidaya adalah melalui sekolah lapang petani gambut.
Program sekolah lapang ini dalam rangka revitalisasi ekonomi sumber mata pencaharian masyarakat mengadopsi inovasi inovasi berbasis lokal / desa. Harapannya masyarakat akan mendapatkan manfaat, memberdayakan diri dan lingkungan termasuk kelestarian ekosistem gambut sebagai sumber mata pencaharian mereka. Sekolah Lapang Petani Gambut juga adalah sarana kegiatan edukatif dan praksis untuk pengelolaan lahan gambut secara terpadu dan alami.
