Tenaga Kontrak di Aceh Berlebih

Amar
Selasa, 8 Januari 2019 17:51:58
ASKHALANI, Koordinator GeRAK Aceh

BANDA ACEH, KANALSUMATERA.com – Jumlah tenaga kontrak di lingkungan Pemerintah Aceh dinilai berlebih atau over sehingga disarankan perlunya rasionalisasi sebagai solusinya.

“Kita mendorong Plt Gubernur Aceh melakukan evaluasi dan rasionalisasi kebutuhan tenaga kontrak. Pengurangan hanya dilakukan pada dinas atau SKPA yang secara materi kerja tidak terlalu urgen,” kata Koordinator GeRAK Aceh, Askhalani SH kepada Serambi, Senin (7/1).

Askhalani menyebutkan total tenaga kontrak yang tersebar di 47 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPA) di lingkungan Pemerintah Aceh mencapai 8.904 orang. Terbanyak berada pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan yaitu 1.922 orang.

Dari total tersebut, ada beberapa dinas yang dinilai oleh Askhalani masih membutuhkan tenaga kontrak dalam jumlah besar, seperti Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Aceh serta Polisi Hutan (Polhut).

“Kalau kita kurangi dengan jumlah yang sangat dibutuhkan seperti di Satpol PP dan WH serta dengan tim Polhut, maka masih ada 6.102 tenaga kontrak yang harus dievaluasi karena angka ini sangat tinggi,” sebut aktivis antirasuah ini.

Kalau dikalikan jumlah tenaga kontrak dengan kebutuhan anggaran yang dikeluarkan setiap bulan (8.904 orang x UMP), maka Pemerintah Aceh harus mengeluarkan anggaran pembayaran gaji tenaga kontrak sebesar Rp 2,4 miliar per bulan atau Rp 28,8 miliar setahun. “Ini khusus untuk gaji tenaga kontrak,” kata Askhalani membeberkan hasil monitoring GeRAK.

Dia mengatakan, apabila angka tersebut diberikan untuk pemberdayaan ekonomi petani, salah satunya di Lamteuba, maka akan menurunkan pengangguran yang cukup tajam. “Satu hektare lahan hanya habis Rp 25 juta untuk seluruh materi pembibitan. Kalikan dengan hasilnya maka akan cukup banyak petani yang jaya,” ujar Askhalani membeberkan hitungan praktisnya.

GeRAK Aceh juga menilai proses rekruitmen tenaga kontrak selama ini juga tidak terbuka dan hanya bermodalkan kedekatan personal dengan orang dalam. Bahkan sebagian besar tenaga kontrak adalah keluarga dekat pejabat yang ada di dinas bersangkutan.

“Makanya rasionalisasi sangat penting karena bisa dilakukan untuk melihat berapa jumlah kebutuhan. Fenomena ini telah terjadi sejak pascakonflik. “Rekruitmen terbuka baru tahun 2018 dilakukan oleh RSUZA, selebihnya belum,” demikian Koordinator GeRAK Aceh, Askhalani.tr/ks

Lainnya
Pj Sekda Kampar Hadiri Pertemuan Forkopimda Se-Riau dengan PT Agrinas Palma Nusantara
Pj Sekda Kampar Hadiri Pertemuan Forkopimda Se-Riau dengan PT Agrinas Palma Nusantara
Bayi Gajah Jantan Lahir di Taman Nasional Way Kambas La
Baru Dibangun, Pos Jaga Pelabuhan Perikanan Selatpanjan
Anak Dan Ibu Dijebloskan Dalam Bui Karena Curi Hewan te
Pariwara
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Pj Wako Apresiasi Insan Pariwisata di Pekanbaru Majukan
Global
Wawako Pekanbaru Jalin Silaturahmi dengan Amirul Hajj di Mekkah, Bahas Inovasi Haji 2026
Wawako Pekanbaru Jalin Silaturahmi dengan Amirul Hajj di Mekkah, Bahas Inovasi Haji 2026
BKSAP DPR RI Kecam Penangkapan WNI oleh Militer Israel
Jemaah Haji Asal Kampar Wafat di Masjid Nabawi, Dimakam
Budaya
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Festival Subayang 2023, Ini Jadwal dan Konsepnya
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Politik
DPD PKS Inhil Laksanakan Penyembelihan Hewan Kurban, Perkuat Semangat Berbagi untuk Masyarakat
DPD PKS Inhil Laksanakan Penyembelihan Hewan Kurban, Perkuat Semangat Berbagi untuk Masyarakat
43 Tahun “Dirampok”,  Adam Syafaat Dukung Presiden
Kemah Bela Negara PKS Riau: Mengokohkan Akar Kebangsaan
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Pendidikan
Hasil TKA SD SMP 2026 Disorot Kritis, Pakar: Numerasi Indonesia Bermasalah Sistemik
Hasil TKA SD SMP 2026 Disorot Kritis, Pakar: Numerasi Indonesia Bermasalah Sistemik
Pemkab Bengkalis Usulkan 5 Lokasi Pembangunan Sekolah N
Disdukcapil Bengkalis Jemput Bola Rekam KTP-el di Sekol