Sensasi India Tamil di Kota Medan

Popi Rada Asmila
Kamis, 8 November 2018 12:07:47
Kuil Shri Mariamman di Kampung Madras, Jalan Zainul Arifin, Medan.

KANALSUMATERA.com - Tidak perlu jauh-jauh pergi ke India untuk melihat dan merasakan geliat kehidupan masyarakat India Tamil. Cukup mengunjungi Kota Medan, Anda akan merasakan langsung suasana India di kota ini. Ya, di Medan tepatnya di Kampung Madras, Jalan Zainul Arifin Medan, sejak ratusan tahun lalu, sebuah pemukiman masyarakat India Tamil ikut membentuk wajah Kota Medan. Pemukiman ini disebut juga "Little India". Dikawasan ini bisa kita rasakan denyut kehidupan masyarakat India Tamil, sama seperti di tempat asalnya, Madras, India Selatan. Mulai dari geliat ekonomi, kehidupan beragama, aktivitas sosial, dan sebagainya.

Dilansir dari Gatra.com, masyarakat India Tamil di "Little India" rata-rata hidup dari berdagang, mereka menjual pakaian, pernak-pernik India, makanan, alat musik, dan olahraga, tidak ketinggalan pula aspek arsitekturalnya. Di kawasan ini kita bisa menjumpai sejumlah kuil ibadah, salah satunya yang paling megah adalah Kuil Shri Mariamman. Kuil ini dibangun pada 1881 dan menjadi kuil Hindu tertua di Indonesia.

Hal itupun dibenarkan Antropolog dari Universitas Sumatera Utara (USU) Zulkifli Lubis kepada Gatra.com, belum lama ini. Antropolog yang pernah meneliti kehidupan masyarakat Tamil di Kota Medan ini, mengatakan Kampung Madras diperkirakan telah ada sejak 1884, tidak lama setelah Kuil Shri Mariamman berdiri. Dijelaskannya, pemukiman masyarakat India Tamil di Medan tidak hanya di Kampung Madras, namun juga beberapa kecamatan di Kota Medan. Seperti Medan Petisah, Medan Baru, Kampung Anggrung, dan Medan Polonia. Sejarah kedatangan masyarakat India Tamil di Medan tercatat dalam banyak literatur. Antara lain ada pada temuan arkeologis abad ke -7 hingga abad ke -14. Mereka berasal dari India Selatan. Tetapi migrasi yang paling besar, sebut Zulkifli, terjadi pada abad ke-18.

"Salah satu yang paling mendorong mereka ke Medan karena ingin bekerja maupun dipekerjakan menjadi buruh perkebunan Tembakau Deli," katanya.

Kepopuleran Tembakau Deli merangsang mereka bermigrasi ke Kota Medan untuk mengadu nasib dikota ini, jelasnya. Penuturan Zukifli itu tidak berbeda dari hasil penelitian Sejarawan Melayu, T Lukman Sinar (2001). Menurut Lukman Sinar, pada 1874 sudah ada 459 masyarakat India Tamil yang bekerja sebagai buruh di perkebunan di Tembakau Deli. Perkembangannya pun cukup pesat, pada 1900 meningkat menjadi 3270 orang. Kini mereka tersebar diberbagai wilayah di Kota Medan. Di antaranya yang paling banyak ada di Kampung Madras, agama mereka pun beragam, Hindu, Islam, dan Kristen. Gc/Ks

Terkait
Usai Makan Bersama, Tahanan Polrestabes Medan Dilaporkan Tewas
Usai Makan Bersama, Tahanan Polrestabes Medan Dilaporkan Tewas
Lainnya
Keluhkan Air Kotor, Pantai Trikora Bintan Diduga Tercemar Limbah Minyak
Keluhkan Air Kotor, Pantai Trikora Bintan Diduga Tercemar Limbah Minyak
Empat Bapenda Lakukan Penandatanganan MoU Terkait Pajak
Pemko Batam Anggarkan 130 Paket Kegiatan di Sei Beduk
Landasan Pacu Rusak, Penerbangan di Bandara H.AS Hanand
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Bengkalis
DPRD Bengkalis Setujui Digitalisasi Tiket Penyeberangan Ro-Ro
DPRD Bengkalis Setujui Digitalisasi Tiket Penyeberangan Ro-Ro
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Pendidikan
Konsisten Perjuangkan Pemerataan Pendidikan, Dr Karmila Sari Raih detikSumatera Award 2026
Konsisten Perjuangkan Pemerataan Pendidikan, Dr Karmila Sari Raih detikSumatera Award 2026
Pramuka Peduli Stunting, Kwarcab Pekanbaru Salurkan Ban
SDN 4 Siak Kecil Bengkalis Dukung Pembatasan Penggunaan
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I