Pemprov Sumsel Bentuk Satgassus Penanggulangan Kemiskinan

Mawardi Tombang
Minggu, 20 Januari 2019 22:51:35

KANALSUMATERA.com - Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumsel, angka kemiskinan mencapai 12 persen atau sekitar satu juta jiwa penduduk. Melihat hal itu, kemiskinan di Sumsel masih cukup memprihatinkan.

Oleh sebab itu, Gubernur Sumsel, Herman Deru membentuk satgas khusus untuk menanggulangi kemiskinan. "Satgas ini untuk percepatan dalam menanggulangi kemiskinan di Sumsel," jelas Herman, Minggu (20/1).

Dia menambahkan, satgas itu akan mencari tahu apa saja yang menjadi kesalahan dan kekurangan, sehingga dana yang dikucurkan pun tepat sasaran. Selain itu, dengan mengetahui kesalahan dan kekurangan, maka dapat diperbaiki dengan baik.

"Kami targetkan setiap tahunnya itu kemiskinan berkurang satu persen," ujarnya

Baca: KONI Payakumbuh Studi Banding ke KONI Pekanbaru, Dalami Program Pembinaan Atlet

Dana yang akan dikucurkan dalam mengentaskan kemiskinan di Sumsel mencapai Rp 779 miliar. Dana itu diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Salah satu program untuk mengentaskan kemiskinan yaitu perbaikan infrastruktur. Selain itu, program lainnya adalah membuka kesempatan bagi daerah untuk mengelola potensi yang ada seperti pertanian dan pariwisata.

"Kami harap dengan upaya ini mampu menurunkan angka kemiskinan bahkan lebih kecil dibandingkan angka nasional," tutupnya.

Seperti diketahui, berdasarkan data BPS, tiga daerah yang masuk kategori merah atau kantong kemiskinan paling tinggi di Sumsel yaitu, Ogan Komering Ilir (OKI), Lahat, dan Musi Banyuasin (Muba). Sedangkan, yang sudah berada dalam kondisi biru atau baik, yaitu OKU, OKU Selatan, Empat Lawang, Lubuk Linggau, Prabumulih dan Pagaralam



Terkait
360 Hunian Tetap Dibangun di Agam, Penyintas Bencana Mulai Disiapkan untuk Relokasi
360 Hunian Tetap Dibangun di Agam, Penyintas Bencana Mulai Disiapkan untuk Relokasi
Layanan Digital BPJS Kesehatan Makin Canggih, Peserta J
Lainnya
Bocah 4 Tahun Tenggelam di Sungai Kampar Akhirnya Ditemukan
Bocah 4 Tahun Tenggelam di Sungai Kampar Akhirnya Ditemukan
Merugikan Daerah, Pemuda Tapung Tolak Pertamina Beroper
Ketua DPRD Kampar Salut Dengan Program Camat Tambang
HUT Ke-74 TNI Kapolsek Senayang Suapkan Kue Ultah ke An
Kriminal
Eks Napiter Diduga Jadi Otak Pembakaran Warung Mi Babi di Sukoharjo, Polisi Tangkap Buronan
Eks Napiter Diduga Jadi Otak Pembakaran Warung Mi Babi di Sukoharjo, Polisi Tangkap Buronan
Pembunuhan Ibu dan Anak di Madiun, Keluarga Korban Desa
Kapolri Bongkar Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Belawan,
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Politik
Syahrul Aidi Tekankan Peran Strategis Perempuan dalam Penutupan LATANSA Kampar
Syahrul Aidi Tekankan Peran Strategis Perempuan dalam Penutupan LATANSA Kampar
NasDem Desak Polri Bongkar Tuntas Dugaan Penyadapan Pra
Syahrul Aidi Maazat Gelar Sarasehan Kebangsaan MPR RI 2
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Hukum
Empat Jam Diburu Polisi, Dua Terduga Pelaku Tambang Emas Ilegal di Kampar Ditangkap
Empat Jam Diburu Polisi, Dua Terduga Pelaku Tambang Emas Ilegal di Kampar Ditangkap
Hasto PDIP Sebut Dugaan Penyadapan Prabowo oleh Listyo
UGM Tegaskan Hormati Proses Hukum Usai Jokowi Tunjukkan