Laporan LKPD, Kabupaten Muba Cetak Rekor dan Sejarah di Indonesia

Alwira Fanzary
Kamis, 17 Januari 2019 19:20:21
Penerimaan LKPD di lingkungan Pemprov Sumsel.

KANALSUMATERA.com - Setelah mencetak rekor tercepat se-Indonesia dalam Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2017, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) kembali menjadi yang tercepat dalam penyampaian LKPD Tahun Anggaran 2018.

Seperti yang diberitakan SindoNews, prestasi ini terjadi dua tahun berturut-turut dan diakui dan diapresiasi langsung oleh Kepala BPK RI Perwakilan Sumsel Maman Abdul Rahman. Menurut Maman, Pemkab Muba telah berhasil membuat sejarah dan mencetak rekor terbaik. Bahkan, penyampaian LKPD TA 2018 ini lebih cepat dari penyampaian LKPD TA 2017 tahun lalu. Tahun lalu disampaikan pada 29 Januari 2018, dan LKPD TA 2018 ini disampaikan pada 17 Januari 2019.

"BPK RI perwakilan Sumsel sangat kagum dan takjub dengan yang sudah dilakukan Pemkab Muba, Tim TAPD, BPKAD Muba, Inspektorat Muba serta Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin, yang jelas penyampaian LKPD TA 2018 ini tercepat di Sumsel dan sejauh ini juga tercepat se-Indonesia," ujar Maman di sela Penyerahan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) TA 2018 (Unaudited) di Kantor BPK RI Perwakilan Sumsel, Kamis (17/1/2019).

Berdasarkan aturan Undang-Undang Penyerahan Laporan Hasil Keuangan Pemerintah Daerah disampaikan paling lambat tiga bulan setelah pengunaan anggaran berakhir, berarti bulan Maret 2019 terakhir harus diserahkan ke BPK.

Baca: Operasi SAR ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung Hari Keempat, 500 Personel Dikerahkan

"Nah, ini hanya kurun waktu dua minggu sudah selesai. Saya dan dan seluruh pegawai di lingkungan BPK RI Sumsel mengapresiasi ini semoga ini bisa ditiru daerah lainnya di Indonesia dan khususnya di Sumsel," ucapnya.

Dia berharap kerja keras yang sudah dilakukan Pemkab Muba, Tim TAPD, BPKAD Muba, dan Inspektorat Muba ini nantinya akan menuai hasil yang maksimal. "Semoga ini bisa mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian," tuturnya.

Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin menyebut tujuh poin yang dilaporkan ke BPK RI Sumsel, di antaranya laporan realisasi anggaran, laporan perubahan saldo anggaran lebih, neraca, laporan operasional, laporan arus kas, laporan perubahan ekuitas, dan catatan atas laporan keuangan.

"Tujuh poin pelaporan ini kita lampirkan dalam penyerahan pelaporan hari ini. Semoga hasilnya nanti dapat peraihan opini WTP," ujarnya.

Selain itu, ada enam informasi juga yang disampaikan, di antaranya informasi mengenai kecukupan penerimaan periode berjalan untuk membiayai seluruh pengeluaran, informasi mengenai kesesuaian cara memperoleh sumber daya ekonomi dan alokasinya dengan anggaran yang ditetapkan dan peraturan perundang-undangan.


Kemudian informasi mengenai jumlah sumber daya ekonomi yang digunakan dalam kegiatan pemda serta hasil-hasil yang telah dicapai, informasi mengenai cara pemerintah daerah mendanai seluruh kegiatan dan mencukupi kebutuhan kasnya.

"Selain itu, informasi mengenai posisi keuangan dan kondisi pemerintah daerah berkaitan dengan sumber-sumber penerimaannya, baik jangka pendek maupun jangka panjang dan informasi mengenai perubahan posisi keuangan pemerintah daerah, sebagai akibat kegiatan yang dilakukan selama periode pelaporan," tukasnya.

Dodi Reza Alex mengatakan, kecepatan laporan ini berkat kerja keras seluruh OPD di Pemkab Muba khususnya BPKAD Muba. "Ini harus dipertahankan dan memberikan hasil yang maksimaldan positif bagi Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin," pungkasnya. Sdo/Kso

Lainnya
Indra Pomi Pimpin KTNA Pekanbaru Periode 2022 - 2027
Indra Pomi Pimpin KTNA Pekanbaru Periode 2022 - 2027
Aliansi Petani Gambut Riau: Badan Restorasi Gambut Hadi
Jelang Natal dan Tahun Baru, PLN Riau Siaga Amankan Pas
Sembilan Daerah Di Sumbar Mulai Kekeringan, Solok Selat
Global
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
China  Bangun 'Hong Kong' Baru Tak Jauh dari Indonesia
Tenda Haji di Mina Siap, Menhaj Klaim Hemat Rp 180 M
Entertainment
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Industri Film Nasional
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Industri Film Nasional
Tunggu ya , Serial Televisi Star Wars Segera Diproduksi
Ustadz Abdul Somad di Medan: Ngeri-ngeri Sedap Juga Kur
Pendidikan
Komisi X DPR ke Unri, Karmila Sari: Jalur Penerimaan Mahasiswa harus Ditata Ulang
Komisi X DPR ke Unri, Karmila Sari: Jalur Penerimaan Mahasiswa harus Ditata Ulang
FORMA KIP-Kuliah UIN Suska Riau Audiensi dengan Sekda R
FORMA KIP-Kuliah UIN Suska Riau Audiensi dengan Kadispo
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Hukum
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
Respon Laporan Masyarakat, Satpol PP Kampar Turun Ke lo
Bupati Kampar Fasilitasi Penyelesaian Konflik Desa Koto
Ekonomi
LAZ MHC Raih Opini WTP 2025, Perkuat Langkah Bersama Direktur Baru dan Momentum Ramadhan 2026
LAZ MHC Raih Opini WTP 2025, Perkuat Langkah Bersama Direktur Baru dan Momentum Ramadhan 2026
Anggota DPR Hendry Munief Dorong Sektor Ekraf Dapat Aks
Industri Halal Indonesia di 2025 Tumbuh 6,2 Persen: Q1
Budaya
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Festival Subayang 2023, Ini Jadwal dan Konsepnya