Kurangi Angka Pengangguran, BLK Padang Siapkan Tenaga Terampil

Islami
Senin, 26 November 2018 19:01:02
BLK Padang

KANALSUMATERA.com - Indonesia masih bergelut dengan angka pengangguran yang cukup tinggi. Data Badan Pusat Statistik (BPS), Tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Indonesia per Februari 2018 berjumlah 6,87 juta orang atau 5,13 persen.

Tingginya angka pengangguran ini mesti dicarikan jalan keluarnya. Pemerintah, khususnya Kementrian Tenaga Kerja, melalui Balai Latihan Kerja (BLK) di seluruh Indonesia hadir untuk mengatasi persoalan ini.

BLK hadir sebagai jalan keluar dari persoalan tersebut. Kepala BLK Padang, Syamsi Hari seperti dilansir dari harianumumsinggalang.co.id, Senin (26/11/2018) mengatakan, tugas utama BLK adalah menyiapkan tenaga terampil. Keterampilan nantinya akan berguna untuk dua hal yaitu melamar pekerjaan atau membuka usaha sendiri.

Di Padang, BLK pertama kali didirikan pada 1969 dengan nama Pusat Latihan Kejuruan Industri (PLKI) Padang yang diresmikan Menteri Tenaga Kerja Laksamana Mursalin. Ia merupakan Unit Pelaksana Teknis di lingkungan Kantor Daerah Tenaga Kerja Provinsi Sumbar.

Baca: KONI Payakumbuh Studi Banding ke KONI Pekanbaru, Dalami Program Pembinaan Atlet

Pada 1982, PLKI Padang memperoleh bantuan peralatan dari IBRD dan pindah lokasi ke Jalan Sungai Bandar Buat Kecamatan Lubuk Kilangan dengan nama Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Padang. Ia diresmikan oleh Menteri Tenaga Kerja ketika itu, Harun Zain. Pada 1996, nama BLK Padang diubah menjadi Balai Latihan Kerja Khusus Perdagangan (BLKKP) Padang.

Pada 1 Juli 2012, UPTD BLKKP Padang berubah nama menjadi UPTD Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Padang di bawah Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI.

Pada 2015, melalui Peraturan Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor 21 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Bidang Pelatihan Kerja BLKI Padang berubah nama menjadi Balai Latihan Kerja (BLK) Padang hingga sekarang.

BLK diberikan tugas oleh negara untuk melaksanakan pelatihan, pemberdayan, dan uji kompetensi tenaga kerja. Hasil yang ingin dicapai adalah (1) menyiapkan tenaga pelatihan yang berkualitas, (2) pelayanan prima sesuai standar operasional, (3) peningkatan disiplin dan budaya berprestasi dan malu, dan (4) bekerja dengan indikator kinerja terukur.

Baca: 360 Hunian Tetap Dibangun di Agam, Penyintas Bencana Mulai Disiapkan untuk Relokasi

Saat ini, di Indonesia, jumlah BLK yang telah berdiri sebanyak 302 dengan rincian Unit Pelaksana Teknis Pusat (UPTP) sebanyak 17 BLK dan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) sebanyak 285 BLK.

Kejuruan yang bermanfaat
Syamsi Hari mengatakan BLK membuka kejuruan disesuaikan dengan kebutuhan industri sehingga bermanfaat setelah mereka tamat nantinya.

Beberapa kejuruan di BLK Padang adalah TIK, Teknik Manufaktur, Tata Kecantikan, Bisnis Manajemen, Teknik Las, Teknik Otomotif, Teknik Listrik, Teknik Elektronika, Teknik Konstruksi, Garmen Apparel, dan Pariwisata.

Pada 2019, ada dua subjurusan baru yang dibuka BLK Padang yaitu Barista dan 3D (animasi). Syamsi Hari mengatakan dua jurusan ini dibuka dengan pertimbangan mempersiapkan masyarakat untuk industri 4.0 yang berkiblat pada teknologi.

Baca: Layanan Digital BPJS Kesehatan Makin Canggih, Peserta JKN Kini Urus Administrasi Tanpa Antre

Syamsi berharap masyarakat yang mengikuti program di BLK Padang dapat meningkatkan taraf hidupnya. Minimal, dari tidak memiliki keahlian menjadi tenaga terampil.

Keterampilan di BLK Padang, sebutnya, diakui oleh industri karena mereka nantinya (setelah lulus) akan mendapatkan sertifikat kompetensi. Untuk mendapatkan sertifikat ini, peserta pelatihan harus mengikuti lagi tes uji kompetensi yang dilakukan oleh lembaga penguji independen.

Oleh karena itu, harapan penurunan angka jumlah pengangguran bukan sesuatu yang sia-sia. Masyarakat harus memanfaatkan program keahlian ini. iin



Lainnya
Tiga Wilayah di Sumbar Dilanda Bencana Banjir
Tiga Wilayah di Sumbar Dilanda Bencana Banjir
Berani, Dispora Aceh Batalkan Pemenang Tender Proyek
Puluhan Rumah Warga Simuelue Aceh Terendam Banjir
Abdul Barri Jabat Dari Lurah Muda Jadi Camat Sukajadi P
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Nasional
Komnas HAM Audit Polri, Rapor Penegakan HAM Diumumkan Akhir 2026
Komnas HAM Audit Polri, Rapor Penegakan HAM Diumumkan Akhir 2026
Gaji Hakim Naik, Mahkamah Agung Ajukan Tambahan Anggara
Survei Poltracking: Kepuasan Publik ke Prabowo-Gibran T
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Pendidikan
Mulai 1 September, PPPK Mataram Terancam Potong Gaji Jika Lalai Absen
Mulai 1 September, PPPK Mataram Terancam Potong Gaji Jika Lalai Absen
Konsisten Perjuangkan Pemerataan Pendidikan, Dr Karmila
Pramuka Peduli Stunting, Kwarcab Pekanbaru Salurkan Ban
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket