Abdya Pemegang Saham Terkecil di Bank Aceh Syariah
Kanalsumatra.com - BLANGPIDIE - Manajemen Bank Aceh Syariah (BAS) mengajak Pemerintah Kabupaten (Pemkab} Aceh Barat Daya (Abdya) untuk meningkatkan jumlah saham atau penyertaan modal daerah pada bank milik Pemerintah Aceh, tersebut. "Ajakan ini bertujuan agar deviden yang diterima Pemkab Abdya setiap tahun terus meningkat," kata Pemimpin Bank Aceh Syariah Cabang Blangpidie, Junaidi Ramli kepada Serambi, Selasa (13/8).
Penyertaan modal Pemkab Abdya pada Bank Aceh Syariah hingga saat ini, sebut dia, berjumlah Rp 6,5 miliar. Jumlah tersebut, beber Junaidi, merupakan penyertaan modal terkecil dari seluruh kabupaten/kota yang ada di Aceh. Dari penyertaan modal Rp 6,5 miliar itu,, ucapnya, Pemkab Abdya menerima deviden tahun 2019 sebesar Rp 1,3 miliar. Deviden tersebut menjadi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Abdya. "Bila jumlah penyertaan modal bisa ditingkatkan, tentu jumlah deviden yang diterima setiap tahun terus bertambah," ulasnya.
Junaidi mengaku, pihaknya sudah beberapa kali membicarakan dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Abdya selaku Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran (Banggar) DPRK Abdya untuk meningkatkan alokasi penyertaan modal daerah pada Bank Aceh Syariah. Namun, tukasnya, sejauh ini alokasi penyertaan modal baru bertambah sebesar Rp 1 miliar pada tahun 2018 lalu, sehingga jumlah total hingga saat ini Rp 6,5 miliar.
Dana CSR
Lebih lanjut, Pemimpin Bank Aceh Syariah Cabang Blangpidie ini memaparkan, selain deviden sebagai salah satu sumber PAD, Pemkab Abdya juga mendapat dana CSR (Corporate Social Responsibility) dari bank daerah tersebut. Pada tahun 2019 ini, sebut Junaidi Ramli, Bank Aceh Syariah sudah memplot dana CRS untuk Kabupaten Abdya sebesar Rp 1,5 miliar.
Untuk mengelola dana CSR itu, Bupati Abdya, Akmal Ibrahim sudah membentuk sebuah badan pengelola yang dinamakan `Bank Gala'. Badan ini nantinya akan mengelola dana CSR sebesar Rp 825 juta dari total jumlah Rp 1,5 miliar. “Dalam hal ini, manajemen Bank Aceh Syariah siap mempelajari proposal yang akan diajukan Pemkab Abdya, apalagi menurut informasi, Bupati Abdya sudah membahas rencana tersebut dengan Gubernur Aceh,” terang Junaidi.
